![]() |
| Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). (Foto: DMI) |
GEBRAK.ID; JAKARTA — Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya yang mengundang respons luas di panggung politik nasional. Dalam satu kesempatan, JK menegaskan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam perjalanan politik Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi Presiden RI, di tengah polemik tuduhan yang sedang dihadapinya belakangan ini.
Pernyataan itu terlontar ketika JK menanggapi kritik dan tuduhan yang diarahkan kepada dirinya terkait isu yang menyangkut ijazah Presiden Jokowi. Menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu, tudingan muncul setelah ia melaporkan seorang tokoh publik ke polisi karena dianggap menyebarkan narasi yang merugikan nama baiknya.
“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” kata JK tegas, mengulang kembali kontribusi yang ia nilai krusial dalam membangun karier politik Jokowi.
Sejarah Politik yang Diperdebatkan
JK menjelaskan bahwa perannya sejak awal sangat signifikan, termasuk ketika memperkenalkan Jokowi kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta — sebuah langkah politik yang kemudian membuka jalan bagi Jokowi ke panggung nasional.
Di mata JK, perjalanan itu menjadi pondasi yang kemudian menjadikan Jokowi sebagai presiden.
Artikel terkait ini: Tegaskan tak Ada Niat Menista, Jusuf Kalla Sebut Video Ceramah di UGM Dipelintir tanpa Konteks dan Jadi Fitnah
Namun pernyataan mantan orang nomor dua di pemerintahan ini tak lantas diterima begitu saja oleh publik dan sejumlah pengamat politik. Beberapa pihak menilai pernyataan JK terlalu emosional dan tidak sepenuhnya mencerminkan kerja kolektif yang terjadi dalam dunia politik.
Menurut kritik yang disampaikan oleh salah satu tokoh dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kemenangan dalam Pemilihan Presiden merupakan hasil kerja tim kampanye, peran partai, serta dukungan masyarakat secara luas — bukan semata peran individu.
Respons Publik dan Politik
Pernyataan JK ini muncul ketika polemik mengenai isu ijazah Presiden Jokowi tengah menjadi perbincangan. Meski kerikil kecil, isu ini terus mengundang respons beragam dari elite politik hingga masyarakat.
JK sendiri menegaskan bahwa semua narasi negatif yang ia terima tidak akan mengubah fakta sejarah yang ia yakini perannya dalam karier politik Jokowi.
Sementara itu, publik Indonesia masih memperhatikan perkembangan politik nasional yang semakin dinamis, termasuk bagaimana sejarah politik kontemporer terus diperdebatkan di ruang publik.
(Berbagai Sumber)

Posting Komentar untuk "Tegaskan Perannya di Tengah Isu Ijazah, JK: “Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya!” "