![]() |
| Emily Hart AI buatan pria India yang selama ini menjadi fangirl Donald Trump. (Foto: Facebook) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA— Dunia maya dihebohkan dengan terbongkarnya identitas asli seorang influencer cantik pendukung setia Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Akun bernama Emily Hart yang kerap menyuarakan slogan "Make America Great Again" (MAGA) ternyata bukanlah seorang perempuan.
Emily Hart ternyata pria asal India yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengelabui publik serta meraup keuntungan besar.
Fakta mengejutkan ini terungkap dalam laporan investigasi media internasional yang meliput pengakuan sang pembuat akun, seorang mahasiswa kedokteran berusia 22 tahun dari India Utara yang disamarkan dengan nama Sam.
Strategi Jitu Incar "Biang Kerumunan" MAGA
Awalnya, Sam hanya berencana menjual foto-foto wanita bikini hasil generate AI. Namun, setelah berdiskusi dengan platform AI Google Gemini, ia mendapat saran untuk menyasar ceruk pasar yang lebih spesifik dan menguntungkan secara bisnis, yaitu pendukung gerakan konservatif MAGA .
"Gemini memberi tahu saya bahwa audiens konservatif, terutama pria tua di AS, memiliki pendapatan yang lebih tinggi dan lebih loyal," ungkap Sam dalam wawancaranya dengan Wired yang dikutip Jumat (24/4/2026) .
AI tersebut kemudian menciptakan sosok "Emily Hart" yang didesain sebagai perawat pirang berwajah bule dengan tubuh serasi (sexy). Kontennya dirancang khusus untuk memicu respons emosional, mulai dari foto memegang senjata, minum bir, hingga pernyataan keras anti-imigran dan pro-kehidupan .
Gaet Ribuan Pengikut, Raup Cuan Puluhan Juta
Strategi itu terbukti jitu. Dalam waktu satu bulan, akun Instagram dan Facebook Emily Hart berhasil mengumpulkan 10 ribu pengikut, dengan konten video pendek (reels) yang ditonton hingga 10 juta kali .
"Kelompok MAGA itu terdiri dari orang-orang bodoh, benar-benar bodoh. Dan mereka mudah tertipu," ujar Sam dengan blak-blakan, mengakui bahwa kaum liberal lebih sulit ditipu karena lebih cepat mendeteksi konten AI .
Popularitas ini langsung dimonetisasi habis-habisan oleh Sam. Ia menjual berbagai merchandise bertema pro-Trump seperti kaus bertuliskan "Pretty Tired of Stupid Democrats". Selain itu, ia juga membuat akun berbayar di platform Fanvue (pesaing OnlyFans) yang mengkhususkan diri pada konten AI dewasa .
Dengan hanya meluangkan waktu 30 hingga 50 menit per hari, Sam mengaku mengantongi ribuan dolar AS atau setara dengan puluhan juta rupiah setiap bulannya. Sebuah jumlah yang sulit didapatkan bahkan oleh para profesional di India .
Akhir Kisah: Diblokir Platform
Perjalanan akun penipuan ini harus berakhir pada Februari lalu. Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, memblokir akun Emily Hart karena melanggar kebijakan terkait aktivitas penipuan dan identitas palsu .
Meskipun aksinya telah terungkap dan akunnya ditutup, Sam mengaku tidak menyesal. Ia menyebut kegiatan ini sebagai cara termudah menghasilkan uang secara daring dan mengklaim tidak merasa telah menipu orang-orang .
Kasus ini menjadi peringatan dini tentang bahaya penyalahgunaan AI di era digital. Teknologi yang semakin canggih tidak hanya mampu menciptakan ilusi visual yang sempurna, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai mesin pencetak uang dan mesin propaganda politik yang manipulatif .
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Terungkap! Sosok Cewek Cantik Pendukung Trump yang Viral, Ternyata Pria India dan Modal AI"