
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang, Banten, Senin (6/4/2026). (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto
GEBRAK.ID; SERANG – Soal numerasi Matematika diakui menjadi bagian paling menantang dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 di Kota Serang, Banten. Meski sejumlah siswa mengaku harus berjibaku dengan rumus dan hitungan, pelaksanaan ujian di SMP Negeri 11 Kota Serang tetap berlangsung tertib dan tanpa gangguan teknis, Senin (6/4/2026).
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, yang meninjau langsung pelaksanaan ujian memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, meski sekolah menggelar tes secara bergelombang akibat keterbatasan perangkat komputer. Kepastian tersebut disampaikan Wamendikdasmen Atip saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang.
Dalam kunjungannya, Wamendikdasmen Atip mengapresiasi kesiapan sekolah yang dinilai mampu menyelenggarakan ujian secara tertib, meski menghadapi keterbatasan fasilitas teknologi.
“Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Karena sarana yang terbatas, pelaksanaan dilakukan secara bergelombang. Secara umum, setelah kami cek, tidak ada gangguan teknis,” ujar Wamendikdasmen Atip kepada awak media.
Instrumen Pemetaan, Bukan Penentu Kelulusan
Wamen Atip menegaskan, TKA bukanlah penentu tunggal kelulusan siswa. Tes ini dirancang sebagai instrumen pemetaan kompetensi akademik secara nasional. Hasilnya akan menjadi rujukan bagi pemerintah dalam mengevaluasi capaian pembelajaran dan merumuskan perbaikan sistem pendidikan ke depan.
“TKA ini untuk melihat kemampuan akademik siswa secara objektif. Data yang terkumpul akan menjadi bahan penting bagi perbaikan pembelajaran di masa mendatang,” jelas Wamen Atip.
Wamen Atip juga memberi motivasi kepada para peserta agar tetap percaya diri saat mengerjakan soal. “Tetap semangat, tunjukkan bahwa kalian siswa yang cerdas. Saya yakin hasilnya akan baik karena itu buah dari usaha kalian sendiri,” pesannya.
378 Siswa Ikuti TKA Secara Sukarela
Kepala SMP Negeri 11 Kota Serang, Sanyata Jaka Santoso, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan jauh hari. Sekolah menggelar sosialisasi kepada siswa dan orang tua, dua kali simulasi, gladi bersih, hingga try-out untuk memantapkan kesiapan peserta.
“Total ada 378 siswa kelas 9 yang mengikuti TKA. Seluruhnya mengikuti secara sukarela dan sudah mendapatkan izin dari orang tua,” ungkap Sanyata.
Para siswa juga dibekali buku panduan TKA yang pembahasannya dipandu oleh guru Bahasa Indonesia dan Matematika. Pendampingan ini diharapkan membantu siswa memahami pola soal sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Keterbatasan Perangkat, Ujian Digelar Tiga Gelombang
Di sisi lain, sekolah mengakui adanya keterbatasan sarana. Saat ini, SMPN 11 Kota Serang hanya memiliki satu laboratorium komputer dengan 35 laptop. Untuk mengatasi hal tersebut, pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga gelombang dengan empat sesi per hari, berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.
Sanyata kembali menegaskan bahwa kelulusan siswa tetap mengacu pada ujian sekolah dan penilaian karakter, bukan semata hasil TKA. “TKA adalah alat pemetaan kompetensi. Untuk anak-anak, saya berpesan kerjakan dengan santai, jujur, dan penuh kegembiraan,” jelasnya.
Siswa Akui Tantangan Matematika
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Salah satu siswa, Khoirul Fariz Maulana, mengaku lega usai menyelesaikan ujian meski sempat merasa tertantang pada mata pelajaran Matematika.
“Perasaan saya senang dan lega. Matematika cukup sulit karena harus menggunakan dan menghafal rumus. Tapi saya yakin karena itu hasil usaha sendiri,” kata Khoirul optimistis.
Hal serupa disampaikan Farah Maulida Nury. Menurutnya, TKA penting untuk mengukur kemampuan diri sekaligus melatih kesiapan akademik sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Saya belajar mandiri dan ikut simulasi serta try-out. TKA ini penting untuk melatih kemampuan akademik. Semoga teman-teman tetap semangat dan bisa menjawab soal dengan baik,” ujar Farah.
Pelaksanaan TKA di Kota Serang menjadi gambaran bahwa dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik antara sekolah dan pemerintah, evaluasi akademik berskala nasional dapat berjalan efektif, meski dalam keterbatasan fasilitas.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Posting Komentar untuk "TKA SMP 2026 di Kota Serang: Soal Matematika Jadi Tantangan, Ujian Tetap Lancar"