![]() |
| Kepala BGN ( Foto: dok bpmi setpres) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA – Pernyataan mengenai kebutuhan 19 ribu ekor sapi per hari untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai beragam komentar publik. Angka tersebut bahkan memicu pertanyaan, lantaran menu MBG dinilai lebih sering menyajikan ayam, telur, dan ikan dibanding daging sapi.
Berdasarkan laporan media, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa angka 19 ribu ekor sapi bukan kondisi riil harian, melainkan hanya simulasi perhitungan kebutuhan.
“Ini hanya pengandaian,” ujar Dadan usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, simulasi tersebut dibuat dengan asumsi seluruh SPPG di Indonesia memasak menu berbahan dasar daging sapi secara bersamaan dalam satu hari. Dalam kondisi itu, setiap SPPG diperkirakan membutuhkan sekitar satu ekor sapi untuk sekali proses memasak.
Dadan menjelaskan, kebutuhan daging sapi dalam satu kali masak bisa mencapai sekitar 350 hingga 382 kilogram, yang setara dengan satu ekor sapi. Namun, dalam praktiknya, menu MBG tidak selalu berbasis daging sapi setiap hari.
“Menunya itu ada telur, ayam, sapi, dan ikan. Jadi tidak setiap hari menggunakan daging sapi,” jelasnya.
Sementara itu, komentar dari kalangan akademisi juga turut menyoroti pernyataan tersebut. Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Prof. Panjono, menilai angka tersebut perlu dikaji ulang dan disampaikan secara transparan kepada publik.
Ia mempertanyakan konsistensi antara jumlah pemotongan sapi dengan realisasi menu di lapangan. “Kalau benar sebanyak itu, seharusnya daging sapi lebih sering muncul dalam menu,” ujarnya dalam tanggapan yang dikutip dari pemberitaan.
Perdebatan ini menunjukkan pentingnya transparansi data dalam program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Pemerintah melalui BGN pun diharapkan terus memberikan penjelasan yang komprehensif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
( berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Viral Klaim 19 Ribu Sapi Dipotong per Hari untuk MBG, BGN Beri Klarifikasi ini "