Editor: Endro Yuwanto
GEBRAK.ID; KUPANG – Pemandangan penuh haru mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan peletakan batu pertama revitalisasi TK Kristen Kota Kupang, Senin (4/5/2026).
Momen ini terasa begitu istimewa karena TK yang berdiri sejak tahun 1958 tersebut selama puluhan tahun berjuang dalam keterbatasan. Bahkan, ruang kelas yang selama ini digunakan pun merupakan bekas ruang istirahat penjaga gereja.
"Seluruh warga sekolah kami sangat bahagia. Selain datangnya Menteri Mu'ti ke sini, kami bersyukur sekolah kami menjadi penanda dimulainya revitalisasi 2026 di NTT," ujar Kepala TK Kristen Kota Kupang, Nortje Rosaline Padaleti, dengan suara bergetar.
Nortje menceritakan, selama ini sekolahnya sangat bergantung pada Gereja Masihi Injili di Timor (GMIT) dan jemaat setempat. Untuk mempromosikan sekolahnya, ia bahkan sesekali mengumumkan informasi kegiatan belajar mengajar saat proses liturgi di gereja.
"Semoga gedung baru nanti menjadi semangat baru dan membuat murid kami semakin senang untuk bersekolah," harap Nortje.
Target Rampung Agustus 2026
Menteri Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa pembangunan revitalisasi TK Kristen Kota Kupang ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. Pada Agustus 2026 mendatang, seluruh guru dan murid sudah bisa menggunakan fasilitas gedung baru.
"Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya revitalisasi 2026 di NTT. Provinsi ini termasuk ke dalam prioritas karena terdapat sejumlah sekolah di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T)," ungkap Menteri Mu'ti.
Menteri Mu'ti menambahkan, program ini juga dalam rangka memenuhi arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk program Wajib Belajar 13 Tahun.
"Semoga dengan pembangunan ini, kegiatan belajar mengajar dan kualitas pendidikan di NTT menjadi lebih baik lagi. Kalau kualitas pendidikannya meningkat, akan berdampak ke peningkatan sumber daya manusia di NTT," jelas Menteri Mu'ti.
809 Sekolah di NTT, Anggaran Rp630 Miliar
TK Kristen Kota Kupang merupakan satu dari 809 satuan pendidikan penerima revitalisasi di Provinsi NTT sepanjang tahun 2026. Untuk TK yang lokasinya tepat di belakang Gereja GMIT Kota Kupang ini, revitalisasi meliputi pembangunan dua ruang kelas, satu ruang administrasi, toilet, dan Alat Peraga Edukatif (APE) dengan total bantuan lebih dari Rp860 juta.
Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi NTT menerima bantuan revitalifikasi dengan total anggaran lebih dari Rp630 miliar. Per April 2026, sebanyak 9 satuan pendidikan telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan 800 sekolah lainnya dalam proses PKS.
Dukungan Penuh Orang Tua dan Program MBG
Suasana sukacita terlihat dari sambutan murid-murid TK. Mereka menyambut kedatangan Menteri Mu'ti dengan menyanyikan lagu Rukun Sama Teman sambil bertepuk tangan riang.
Salah satu orang tua murid, Hamida Arifin, mengaku anaknya mengalami kemajuan pesat selama bersekolah di TK tersebut, seperti sudah bisa menulis, mandiri, dan pandai berhitung.
"Saya sangat mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun karena terbukti anak saya sudah memiliki banyak pertumbuhan. Anak saya senang ke sekolah, bermain bersama teman-temannya, dan di sini juga sudah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Hamida.
Orang tua murid lainnya, Ryan Rudolf Lewo, menambahkan bahwa revitalisasi ini membawa harapan baru sekaligus memantik kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan 13 tahun.
"Saya melihat perjuangan guru dan kepala sekolah untuk bisa meningkatkan mutu di tengah segala keterbatasan. Semoga revitalisasi ini berjalan lancar dan anak-anak segera bisa menikmati fasilitas baru," tutup Ryan.
(Sumber: Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Air Mata Haru Kepala Sekolah di Kupang NTT: 67 Tahun Berdiri, Akhirnya TK Kristen Ini Direvitalisasi"