Anggota BPK dan Mantan Anggota DPR RI Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Usia 43 Tahun

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), Haerul Saleh. (Foto: Situs resmi BPK)
Editor: A Rayyan K

GEBRAK.ID; JAKARTA – Kabar duka menyelimuti lingkungan pemerintahan dan legislatif. Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), Haerul Saleh, dilaporkan meninggal dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumah kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi.

Pria berusia 43 tahun itu ditemukan meninggal dunia setelah petugas pemadam berhasil menjinakkan api yang sempat membakar bagian lantai 3 rumah tersebut.

Kronologi Singkat Kebakaran

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pertama kali sekitar pukul 07.53 WIB.

"Berdasarkan informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," ujar Asril di lokasi kejadian.

Sebanyak 7 unit mobil pemadam beserta 35 personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Dugaan sementara dari petugas, sumber api berasal dari tiner sisa renovasi yang diduga terbakar.

"Penyebab dugaan sementara dari tiner sisa renovasi," ungkap petugas Command Center Dinas Gulkarmat Jakarta.

Perjalanan Karier Haerul Saleh

Sebelum bergabung di lembaga audit keuangan negara, nama Haerul Saleh cukup dikenal di kalangan DPR RI. Ia menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 mewakili daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tenggara.

Di Senayan, ia ditempatkan di Komisi XI DPR yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Selain itu, ia juga tercatat pernah bertugas di Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI.

Kariernya terus menanjak. Pada 19 April 2022, Haerul Saleh resmi dilantik menjadi Anggota IV BPK RI. Dalam struktur BPK, Anggota IV memiliki tugas penting memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, khususnya di sektor pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur.

Ia juga bertugas memimpin Auditorat Utama Keuangan Negara IV (AKN IV) untuk memastikan akuntabilitas instansi pemerintah dan BUMN yang masuk dalam lingkup pengawasannya.

Reaksi dan Ucapan Duka

Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi kolega dan sahabatnya. Salah satu yang menyampaikan belasungkawa adalah Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Menerima kabar tersebut, Habiburokhman mengaku kaget dan sangat kehilangan.

"Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, kami satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra," kenang Habiburokhman dengan nada haru.

Lebih lanjut, politisi Gerindra itu menggambarkan Haerul sebagai sosok yang ramah dan cerdas. "Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun."

Penanganan dan Investigasi Lanjutan

Hingga berita ini diturunkan, jenazah Haerul Saleh telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. Pihak keluarga yang tiba di lokasi tampak tertunduk haru dan belum bersedia memberikan keterangan resmi.

Polisi bersama tim laboratorium forensik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, Dinas Gulkarmat Jaksel memastikan bahwa api telah 100 persen dipadamkan dan tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

(Berbagai Sumber)


Posting Komentar untuk "Anggota BPK dan Mantan Anggota DPR RI Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Usia 43 Tahun"