Kecelakaan Ayunan Ekstrem di Sichuan, Remaja Tewas Usai Peringatkan Tali tak Aman

Ilustrasi bungee jumping. (Foto: nusapenida.com) 

Editor: Devona R

GEBRAK.ID; SICHUAN - Sebuah insiden memilukan terjadi di taman petualangan dekat Kota Huaying, Provinsi Sichuan, China. Seorang wisatawan remaja tewas setelah jatuh dari wahana ayunan ekstrem jenis bungee, Minggu (3/5/2026). Peristiwa yang terekam viral di media sosial ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu kemarahan warganet.

Korban diketahui merupakan wisatawan asal China yang masih berusia 16 tahun. Insiden nahas itu terjadi di tengah masa libur panjang Golden Week yang berlangsung sejak 1 Mei.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan media lokal yang dikutip Global Times, Kamis (7/5/2026), korban sempat memperingatkan petugas mengenai kondisi tali pengamannya. Dalam video yang beredar, korban terlihat telah mengenakan harness yang terhubung dengan tali sebelum diangkat menuju tepi platform menggunakan kabel mekanis.

Namun, saat mendekati ujung lintasan, remaja tersebut terdengar berteriak panik. Ia memberitahu petugas bahwa tali pengamannya belum terkunci dengan benar atau terpasang dengan aman. Sayangnya, peringatan itu diabaikan dan wahana tetap dijalankan. Tak lama kemudian, korban terjatuh ke area jurang di bawah wahana.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.

Penutupan Wahana dan Tanggapan Pihak Pengelola

Pasca insiden, pihak pengelola wahana ayunan bungee dan taman wisata setempat bergerak cepat. Mereka telah menghubungi keluarga korban untuk memberikan pendampingan terkait musibah ini.

Sebagai langkah investigasi dan pemeriksaan keselamatan menyeluruh, taman wisata tempat kejadian memutuskan untuk menghentikan sementara operasional seluruh wahana hingga 10 Mei 2026.

Viral dan Kecaman Warganet

Video kecelakaan tersebut dengan cepat menyebar luas, tidak hanya di platform internasional seperti Instagram tetapi juga menjadi topik terpopuler di media sosial China, Weibo, pada Rabu (6/5/2026). Jutaan komentar dari warganet membanjiri lini masa, sebagian besar mengecam keras pengelola yang dinilai lalai dan mengabaikan peringatan korban.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang ketat dan responsif terhadap peringatan di wahana wisata ekstrem. Pihak berwenang setempat diharapkan segera merilis hasil investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan ini.

(berbagai sumber) 

Posting Komentar untuk "Kecelakaan Ayunan Ekstrem di Sichuan, Remaja Tewas Usai Peringatkan Tali tak Aman"