
Penumpukan penumpang terjadi di stasiun Tanah Abang imbas krl tersambar petir (Foto: istimewa)
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA— Perjalanan KRL Commuter Line rute Tanah Abang-Rangkasbitung (Green Line) terganggu akibat listrik aliran atas (LAA) yang diduga tersambar petir. Gangguan terjadi di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji, Senin (4/5) petang.
KAI Commuter langsung melakukan rekayasa perjalanan untuk mengantisipasi meluasnya dampak. "Gangguan operasional pada listrik aliran atas di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji sehubungan imbas tersambar petir saat ini masih dalam proses penanganan," tulis KAI Commuter di akun X resmi.
Rekayasa Perjalanan dan Penumpukan Massal
Berdasarkan informasi petugas, sejak pukul 17.28 WIB, rangkaian KRL dari arah Rangkasbitung/Parung Panjang hanya bisa beroperasi hingga Stasiun Serpong. Sebaliknya, perjalanan dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran.
Rekayas ini menyebabkan lonjakan penumpang di Stasiun Tanah Abang. Peron untuk arah Green Line bahkan sempat ditutup sementara karena kapasitas melebihi batas.
"Iya, peron untuk arah Green Line Tanah Abang-Rangkasbitung ditutup. Calon penumpang numpuk di jembatan, tapi sebagiannya ditutup dijagain petugas. Ini udah 15 menitan lalu," ujar Citra, seorang penumpang yang terdampak, kepada wartawan.
Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan gerbong KRL tanpa pendingin udara (AC) sehingga jendela dibuka paksa. Tak sedikit penumpang yang turun di tengah jalur karena kereta berhenti total.
Himbauan dan Perbaikan
Hingga berita ini diturunkan pukul 19.00 WIB, petugas masih berupaya menormalkan kembali aliran listrik. KAI Commuter mengimbau pengguna jasa untuk memantau informasi terkini melalui aplikasi Access by KAI atau media sosial resmi perusahaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat tingginya kerentanan sistem LAA terhadap cuaca ekstrem, terutama di musim hujan disertai petir.
( berbagai sumber)
Posting Komentar untuk "KRL Greenline Tersambar Petir, Listrik Padam dan Peron Ditutup"