Lengkap! Daftar 28 SMA dan 13 SMK di Jabar yang Jadi Sekolah Maung Mulai 2026/2027, Cek Sekolahmu di Sini

Disdik Jabar meluncurkan Program Sekolah Maung mulai tahun ajaran 2026-2027. (Foto: disdikjabar.go.id) 

Editor: Devona R

GEBRAK.ID;BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menyiapkan 41 sekolah negeri untuk bertransformasi menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung) mulai tahun ajaran 2026/2027. Program ini mencakup 28 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan 13 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat .

Apa Itu Sekolah Maung?

Sekolah Maung merupakan singkatan dari Sekolah Manusia Unggul, sebuah program inovasi pendidikan yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Konsep sekolah ini dirancang berbeda dari sekolah reguler pada umumnya .

Perbedaan utama terletak pada sistem penerimaan dan fokus pengembangan siswa. Sekolah Maung tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang yang setara bagi siswa dengan prestasi non-akademik, seperti olahraga, seni, dan industri kreatif .

"Dua hal, prestasi akademik dan prestasi non-akademik. Jadi di Sekolah Maung nanti bukan hanya yang akademiknya baik, tetapi yang berprestasi di bidang olahraga, di bidang seni, industri kreatif tetap sekolah di situ," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Kompas.com (10/5/2026) .

Nantinya, sekolah ini akan memiliki kelas-kelas khusus yang dikelompokkan berdasarkan minat dan keahlian siswa, seperti kelas industri kreatif, kelas olahraga, dan kelas seni .

Tujuan Program Sekolah Maung

Tujuan utama program ini adalah mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan bakat non-akademik. Program ini juga bertujuan untuk:

1. Melayani siswa berprestasi sesuai dengan potensi masing-masing

2. Mengoptimalkan sekolah favorit yang sudah ada tanpa membangun gedung baru

3. Meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara menyeluruh

"Tidak dibangun, kita mengupdate sekolah-sekolah yang dulu menjadi unggulan. Sekolah favorit itu yang akan menjadi sekolah-sekolah yang diisi oleh anak-anak yang punya prestasi," tegas Dedi Mulyadi .

Aturan Resmi dan Mekanisme Program

- Dasar Hukum

Penetapan 41 sekolah sebagai Sekolah Maung didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat. Proses pemilihan dilakukan melalui usulan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Disdik Provinsi Jawa Barat di masing-masing wilayah, kemudian diverifikasi oleh tim khusus sebelum ditetapkan .

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa KCD dipilih karena lebih mengetahui kondisi sekolah di lingkungannya masing-masing .

- Sistem Penerimaan Siswa

Meskipun tetap mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara umum, Sekolah Maung akan menambahkan seleksi jalur prestasi yang mencakup:

· Prestasi akademik

· Prestasi olahraga

· Prestasi seni

· Prestasi di bidang industri kreatif 

- Kapasitas Kelas

Setiap kelas di Sekolah Maung akan diisi maksimal 32 siswa, dengan jumlah rombongan belajar (rombel) sekitar 8 hingga 12 rombel .

Rencana Perubahan Nama

Disdik Jabar berencana mengubah nama resmi SMA dan SMK tersebut menjadi "Sekolah Maung". Namun, proses perubahan nama ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) .

"Iya (namanya menjadi Sekolah Maung) nanti kita akan usulkan ke kementerian. Kalau diizinkan oleh kementerian akan melakukan itu," kata Purwanto .

Daftar Lengkap 41 Sekolah Maung di Jawa Barat

Berikut adalah daftar lengkap sekolah yang akan bertransformasi menjadi Sekolah Maung mulai tahun ajaran 2026/2027:

28 SMA Negeri (Sekolah Maung)

1.  SMAN 2 Cibinong Kabupaten Bogor

2.  SMAN 1 Bogor Kota Bogor

3.  SMAN 1 Depok Kota Depok

4.  SMAN 1 Bekasi Kota Bekasi

5.  SMAN 1 Sukatani Kabupaten Bekasi

6.  SMAN 1 Subang Kabupaten Subang

7. SMAN 1 Purwakarta Kabupaten Purwakarta

8. SMAN 5 Karawang Kabupaten Karawang

9.  SMAN 2 Kota Sukabumi Kota Sukabumi

10. SMAN 1 Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi

11. SMAN 1 Cisarua Kabupaten Bandung Barat

12. SMAN 1 Cianjur Kabupaten Cianjur

13. SMAN 3 Bandung Kota Bandung

14. SMAN 5 Bandung Kota Bandung

15. SMAN 3 Cimahi Kota Cimahi

16. SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung

17. SMAN 1 Sumedang Kabupaten Sumedang

18. SMAN 1 Majalengka Kabupaten Majalengka

19. SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu

20. SMAN 2 Cirebon Kota Cirebon

21. SMAN 1 Palimanan Kabupaten Cirebon

22. SMAN 2 Kuningan Kabupaten Kuningan

23. SMAN 6 Garut Kabupaten Garut

24. SMAN 1 Tasikmalaya Kota Tasikmalaya

25. SMAN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya

26. SMAN 1 Ciamis Kabupaten Ciamis

27. SMAN 1 Banjar Kota Banjar

28. SMAN 1 Parigi Kabupaten Pangandaran

13 SMK Negeri (Sekolah Maung)

1.  SMKN 1 Cibinong Kabupaten Bogor

2.  SMKN 3 Bogor Kota Bogor

3.  SMKN 2 Bekasi Kota Bekasi

4.  SMKN Manusia Unggul (Maung) Kabupaten Purwakarta

5.  SMKN 1 Cibadak Kabupaten Sukabumi

6. SMKN 1 Pacet Kabupaten Cianjur

7. SMKN 1 Cimahi Kota Cimahi

8. SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung

9. SMKN 1 Majalengka Kabupaten Majalengka

10. SMKN 1 Mundu Kabupaten Cirebon

11. SMKN 1 Garut Kabupaten Garut

12. SMKN 2 Tasikmalaya Kota Tasikmalaya

13. SMKN 1 Pangandaran Kabupaten Pangandaran

Mengapa Sekolah-sekolah Ini Terpilih?

Pemilihan sekolah-sekolah tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan :

1. Usulan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) – KCD dianggap paling memahami potensi dan kondisi sekolah di wilayah masing-masing

2. Status sekolah favorit/unggulan – Sekolah-sekolah yang terpilih umumnya merupakan sekolah yang selama ini menjadi favorit di kabupaten/kota masing-masing

3. Proses verifikasi tim khusus – Setelah diusulkan, sekolah-sekolah tersebut diverifikasi oleh tim yang dibentuk khusus oleh Disdik Jabar

4. Kesiapannya sekolah dalam menjalankan program – Aspek kesiapan fasilitas, sumber daya guru, dan potensi pengembangan menjadi pertimbangan penting

Catatan khusus: Kota Bandung menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan dua SMA (SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung), sementara kabupaten/kota lainnya hanya mendapatkan satu SMA. Untuk jenjang SMK, setiap cabang dinas mengusulkan satu sekolah.

Fasilitas dan Pengembangan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak hanya mengubah status sekolah, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendukung, seperti :

· Penambahan ruang kelas

· Peningkatan teknologi pengajaran

· Seleksi dan peningkatan kompetensi guru

· Pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa

"Spesifik mata pelajaran itu nanti disesuaikan kebutuhan. Ini sekolah kan keunggulannya nanti akan dibuat lewat kurikulumnya," ujar Purwanto menandaskan.

(berbagai sumber) 



Posting Komentar untuk "Lengkap! Daftar 28 SMA dan 13 SMK di Jabar yang Jadi Sekolah Maung Mulai 2026/2027, Cek Sekolahmu di Sini"