Mendikdasmen Turun ke Kupang, Sinyal Kuat Pemerintah Genjot Pendidikan di NTT

Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/5/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto

GEBRAK.ID; KUPANG – Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi penanda kuat keseriusan pemerintah dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah timur Indonesia.

Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan peletakan batu pertama program revitalisasi tahun 2026 di TK Kristen Kota Kupang, Senin (4/5/2026). Agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari langkah konkret memperbaiki sarana dan mutu pendidikan di daerah.

Wakil Ketua Majelis Sinode (MS) Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Saneb Yohanis Ena Blegur, menilai kehadiran Mendikdasmen membawa semangat baru bagi dunia pendidikan di NTT. Dalam doa dan sambutannya, ia menyampaikan harapan besar terhadap masa depan generasi muda di wilayah tersebut.

“Momentum ini menjadi penguat bagi anak-anak NTT yang sedang berjuang melalui jalur pendidikan. Semoga semua pihak yang terlibat dalam program revitalisasi ini diberi kesehatan dan kebijaksanaan,” ujar Saneb.

Saneb menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan merupakan fondasi utama dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia juga mengungkapkan bahwa GMIT saat ini mengelola lebih dari 600 sekolah dengan sekitar 5.000 siswa dan ratusan tenaga pendidik.

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Abdul Mu’ti atas dukungan nyata melalui program revitalisasi ini. Kami berharap hasilnya dapat dirasakan langsung oleh warga sekolah,” tambah Saneb.

Hal senada disampaikan Kepala TK Kristen Kota Kupang, Nortje Rosaline Padaleti. Ia mengungkapkan bahwa eksistensi sekolah yang telah berdiri selama 68 tahun tidak lepas dari dukungan kuat GMIT serta masyarakat sekitar.

“Kami bersyukur mendapat perhatian dari pemerintah dan DPR. Dukungan ini membuat kami optimistis revitalisasi akan berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi anak-anak,” kata Nortje.

Nortje juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah yang turut mendorong terealisasinya program tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak. Hal ini selaras dengan tema Hari Pendidikan Nasional 2026, yakni Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Pendidikan adalah kerja bersama. Pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan harus bergerak dalam satu irama untuk menciptakan kualitas pendidikan yang merata,” tegas Abdul Mu'ti.

Selain menghadiri seremoni, Mendikdasmen juga meninjau langsung proses belajar mengajar di kelas. Ia didampingi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wali Kota Kupang Christian Widodo.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah turut menyalurkan 31 paket peralatan sekolah serta lebih dari 100 buku bacaan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sejak usia dini.

Langkah revitalisasi ini sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkecil kesenjangan pendidikan antarwilayah. Berdasarkan berbagai kajian nasional, peningkatan infrastruktur dan kualitas tenaga pengajar menjadi faktor kunci dalam mendorong kualitas pendidikan di daerah tertinggal, termasuk di kawasan timur Indonesia.

Dengan komitmen yang terus diperkuat, pemerintah berharap NTT tidak lagi tertinggal dalam sektor pendidikan, melainkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

(Sumber: BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Mendikdasmen Turun ke Kupang, Sinyal Kuat Pemerintah Genjot Pendidikan di NTT"