Waspada! 11 Penyakit Ini Bisa Gagalkan Izin Haji 2026, Calon Jamaah Wajib Cek Sejak Dini

Pemerintah dan Otoritas Arab Saudi perketat syarat kesehatan bagi calon jamaah haji 2026. ( Foto: Gebrak.id/ AI) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA -- Pemerintah bersama otoritas Arab Saudi memperketat syarat kesehatan bagi calon jamaah haji tahun 2026. Kebijakan ini menekankan pentingnya aspek istitha’ah kesehatan, yakni kemampuan fisik dan mental untuk menjalankan rangkaian ibadah haji secara aman dan mandiri.

Pengetatan ini bukan tanpa alasan. Ibadah haji dikenal sebagai aktivitas fisik berat yang melibatkan perjalanan jauh, cuaca ekstrem, serta kepadatan jutaan jemaah dari berbagai negara. Karena itu, hanya jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu yang dinyatakan layak berangkat.

Dalam sejumlah laporan resmi dan keterangan pemerintah, terdapat sedikitnya 11 penyakit yang dapat menggagalkan keberangkatan haji apabila tidak terkontrol atau dalam kondisi berat.

Daftar Penyakit yang Bisa Menggagalkan Izin Haji 2026

Berdasarkan data dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Kementerian Agama, berikut daftar penyakit yang tidak memenuhi syarat istitha’ah kesehatan:

• Penyakit jantung koroner

• Hipertensi (tekanan darah tinggi) tidak terkontrol

• Diabetes melitus tidak terkontrol

• Penyakit paru kronis (COPD)

• Gagal ginjal

• Gangguan mental berat (seperti skizofrenia)

• Penyakit menular aktif (misalnya TBC, hepatitis B/C)

• Kanker stadium lanjut

•Penyakit autoimun tidak terkontrol

• Stroke

• Epilepsi tidak terkontrol 

Penyakit-penyakit tersebut dinilai berisiko tinggi karena dapat memburuk selama pelaksanaan ibadah haji yang membutuhkan stamina dan kondisi fisik prima.

Pemeriksaan Kesehatan Diperketat

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan akan dilakukan lebih ketat sebelum keberangkatan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Arab Saudi yang juga memperketat standar medis bagi jemaah internasional.

Dalam keterangan kepada media, Menteri Haji dan Umrah RI Muhamad Irfan Yusuf menyatakan bahwa langkah ini bertujuan melindungi keselamatan jemaah.

“Lebih baik tidak berangkat dari sini daripada sampai di Saudi lalu dipulangkan,” ujarnya dalam keterangan pers pada Rabu (8/10/2025). 

Ia menambahkan, seluruh calon jemaah diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk tes fisik, laboratorium, serta evaluasi kemampuan menjalankan aktivitas harian.

Syarat Utama: Tidak Menular dan Mampu Beraktivitas

Secara umum, ada tiga indikator utama agar seseorang dinyatakan memenuhi istitha’ah kesehatan, yakni:

• Tidak mengidap penyakit menular atau kronis yang membahayakan

• Memiliki kondisi fisik yang cukup kuat

• Mampu mengendalikan penyakit yang dimiliki

Jika salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, maka calon jemaah berpotensi dinyatakan tidak layak berangkat.

Risiko Ditolak atau Dipulangkan

Calon jemaah yang lolos administrasi namun tidak memenuhi standar kesehatan tetap berisiko ditolak saat tiba di Arab Saudi. Bahkan dalam beberapa kasus, jemaah dapat dipulangkan jika kondisi medisnya dianggap membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Hal ini ditegaskan dalam laporan media bahwa jemaah dengan kondisi tidak istitha’ah secara kesehatan tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan, termasuk pelunasan biaya haji. 

Imbauan untuk Calon Jemaah

Pemerintah mengimbau masyarakat yang telah masuk daftar tunggu haji agar mulai menjaga kesehatan sejak jauh hari. Langkah yang disarankan antara lain:

• Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check-up)

• Mengontrol penyakit kronis secara disiplin

• Menjalani pola hidup sehat (olahraga dan diet seimbang)

• Melengkapi vaksinasi wajib

• Selain itu, calon jamaah juga diminta berkonsultasi dengan dokter jika memiliki riwayat penyakit tertentu, guna memastikan kondisi tetap stabil hingga waktu keberangkatan.

Pengetatan syarat kesehatan haji 2026 menjadi peringatan penting bagi calon jamaah untuk lebih serius mempersiapkan kondisi fisik. Dengan memahami daftar penyakit yang berisiko menggagalkan keberangkatan, masyarakat diharapkan dapat melakukan pencegahan sejak dini.

Ibadah haji bukan hanya soal kesiapan finansial, tetapi juga kesiapan fisik dan mental. Tanpa keduanya, peluang berangkat ke Tanah Suci bisa tertunda.

(berbagai sumber

Posting Komentar untuk "Waspada! 11 Penyakit Ini Bisa Gagalkan Izin Haji 2026, Calon Jamaah Wajib Cek Sejak Dini"