Apresiasi Peran Yayasan Pendidikan di Indonesia, Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Swasta Mitra Strategis

Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat menghadiri peresmian gedung serbaguna baru di SMP-SMA Islam Hidayatullah yang berada di bawah naungan Yayasan Abul Yatama, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID; SEMARANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyatakan bahwa lembaga pendidikan swasta memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia. Menurutnya, sekolah-sekolah yang dikelola masyarakat bukanlah pesaing pemerintah, melainkan mitra penting dalam mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri peresmian gedung serbaguna baru di SMP-SMA Islam Hidayatullah yang berada di bawah naungan Yayasan Abul Yatama, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026).

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa sejak awal menjabat, ia selalu memandang pendidikan swasta sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan pendidikan nasional.

“Sejak awal saya dilantik sebagai Menteri, ketika ditanya mengenai pendidikan swasta, bagi saya swasta adalah mitra. Itu prinsip yang saya pegang teguh,” kata Abdul Mu’ti.

Menurut Abdul Mu'ti, pandangan tersebut selaras dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengusung konsep Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Partisipasi Semesta, yakni mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Pendidikan tak Hanya Fokus Akademik

Abdul Mu’ti juga menyoroti pentingnya lembaga pendidikan yang mampu menggabungkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pembentukan karakter, moral, serta nilai keimanan peserta didik.

Ia menilai model pendidikan yang dikembangkan Yayasan Abul Yatama menjadi salah satu contoh bagaimana sekolah dapat menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan penguatan karakter.

Menurut Abdul Mu'ti, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya saing, serta nilai-nilai kebangsaan yang kuat untuk menghadapi tantangan global.

“Kita mengombinasikan berbagai kekayaan intelektual yang berkembang di Barat, Timur Tengah, dan tanah air kita. Semuanya dipadukan menjadi kebijakan nasional yang bermanfaat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun generasi Indonesia yang hebat serta kuat,” ujar Abdul Mu'ti.

Apresiasi untuk Organisasi dan Yayasan Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti turut mengapresiasi kontribusi berbagai organisasi dan yayasan pendidikan yang selama puluhan tahun membantu pemerintah menyediakan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Ia menyebut sejumlah lembaga seperti Muhammadiyah, Ma’arif, Yayasan Abul Yatama, dan berbagai institusi pendidikan berbasis masyarakat lainnya telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Menurut Abdul Mu'ti, keberadaan sekolah-sekolah swasta membantu memperluas akses pendidikan sekaligus menghadirkan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran.

Gedung Baru Dukung Pengembangan Siswa

Pada kunjungan tersebut, Mendikdasmen meresmikan gedung serbaguna baru yang dibangun untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta pengembangan bakat peserta didik.

Fasilitas tersebut dilengkapi dengan laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang organisasi siswa, hingga gelanggang olahraga. Kehadiran gedung baru itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Abul Yatama, Hasan Toha Putra, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan sarana pendidikan yang terus berkembang.

Menurut Hasan, pengembangan sekolah selama ini banyak didukung oleh kekuatan komunitas internal, termasuk para alumni yang terus berkontribusi dalam memajukan lembaga pendidikan tersebut.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan swasta, diharapkan akses terhadap pendidikan bermutu dapat semakin luas dan merata sehingga mampu melahirkan generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi persaingan global.

(Sumber: Kemendikdasmen)