GEBRAK.ID, JAKARTA – Industri hiburan digital di Indonesia terus mengalami perubahan seiring bergesernya kebiasaan masyarakat dalam menikmati tontonan. Salah satu tren yang kini semakin berkembang adalah drama vertikal atau vertical drama, format serial berdurasi singkat yang dirancang khusus untuk ditonton melalui telepon pintar.
Aktor Ryan Goutama menilai kehadiran drama vertikal tidak sekadar menjadi tren sesaat, melainkan membuka peluang besar bagi para pelaku industri kreatif, mulai dari aktor, penulis skenario, rumah produksi hingga kreator konten lokal.
Menurut Ryan, perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat menjadi faktor utama berkembangnya format tersebut. Penonton kini lebih menyukai tayangan yang praktis, singkat, namun tetap mampu menghadirkan cerita yang kuat dan emosional.
"Kita sedang melihat perubahan yang cukup besar dalam cara masyarakat menikmati hiburan. Saya melihat ini sebagai peluang yang positif bagi industri kreatif Indonesia untuk terus berkembang dan melahirkan lebih banyak karya yang relevan dengan kebutuhan penonton saat ini," kata Ryan dalam keterangan yang diterima, Sabtu (20/6/2026).
Format Singkat, Cerita Tetap Kuat
Drama vertikal umumnya memiliki durasi hanya satu hingga beberapa menit setiap episodenya. Meski singkat, format ini tetap mengandalkan alur cerita yang padat, konflik yang cepat berkembang, serta akhir episode yang menggugah rasa penasaran penonton.
Ryan mengatakan keunggulan tersebut membuat drama vertikal semakin mudah diterima, terutama oleh generasi muda yang lebih banyak mengakses hiburan melalui perangkat seluler dibandingkan televisi konvensional.
Ia menilai perkembangan ini menghadirkan ruang baru bagi talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada audiens yang lebih luas melalui berbagai platform digital.
"Setiap format memiliki audiensnya masing-masing. Yang menarik dari vertical drama adalah kemampuannya menjangkau penonton secara cepat tanpa mengurangi unsur cerita dan emosi yang ingin disampaikan," ujar Ryan.
Industri Kreatif Punya Peluang Besar
Ryan termasuk salah satu aktor yang aktif membintangi berbagai produksi drama vertikal di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah terlibat dalam puluhan judul micro drama yang tayang di sejumlah platform digital.
Pengalamannya tersebut membuat Ryan optimistis bahwa format hiburan baru ini akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konten yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja.
Ia juga menilai pertumbuhan drama vertikal tidak hanya menguntungkan platform digital, tetapi turut menciptakan ekosistem baru bagi industri kreatif nasional. Semakin banyaknya produksi akan membuka kesempatan kerja bagi aktor, sutradara, penulis naskah, editor hingga tim produksi lainnya.
Di tengah pesatnya transformasi digital, Ryan berharap para kreator lokal mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku penonton. Menurutnya, kemampuan menghadirkan cerita yang relevan dan dikemas secara kreatif akan menjadi kunci untuk memenangkan persaingan di era konten digital.
Dengan semakin tingginya konsumsi video melalui perangkat seluler, drama vertikal diprediksi menjadi salah satu format hiburan yang akan terus berkembang dan memperkuat posisi industri kreatif Indonesia di masa mendatang.
(Sumber: Ryan Goutama)
