Editor: Yogi Ardhi
Bek Persib Bandung, Frans Putros, yang sedang membela Timnas Irak di Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. Persib)
JAKARTA – Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan duel para bintang sepak bola dunia, tetapi juga menyimpan cerita yang dekat dengan pencinta sepak bola Indonesia. Salah satunya datang dari laga Grup I antara Irak dan Norwegia yang digelar di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Rabu (17/6/2026) WIB.
Pertandingan ini menjadi sorotan khusus bagi publik Tanah Air karena hadirnya bek Persib Bandung, Frans Putros, dalam skuad tim nasional (timnas) Irak. Kehadiran pemain berusia 32 tahun tersebut membuat nama Persib ikut terseret dalam panggung sepak bola terbesar dunia.
Meski bukan pemain paling populer di skuad Singa Mesopotamia, Putros memiliki peran penting dalam perjalanan Irak menuju putaran final Piala Dunia 2026. Ia menjadi bagian dari tim yang berhasil mengakhiri penantian panjang selama 40 tahun untuk kembali tampil di ajang empat tahunan tersebut sejak terakhir kali berlaga pada Piala Dunia 1986 di Spanyol.
Bagi Bobotoh dan pencinta sepak bola Indonesia, kiprah Putros menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak banyak pemain yang merumput di Liga 1 Indonesia mampu tampil di panggung sebesar Piala Dunia.
Lahir di Denmark, Putros adalah etnis Asiria dari Irak. Ia mewakili negara asalnya secara internasional di tingkat pemuda, sebelum beralih ke Irak dan memulai debutnya pada tahun 2018.
Perjalanan Irak menuju Amerika Utara juga tidak mudah. Tim asuhan Graham Arnold harus melewati 21 pertandingan kualifikasi, jumlah terbanyak dibandingkan peserta lain yang berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Salah satu sosok penting di balik keberhasilan tersebut adalah penyerang Aymen Hussein. Striker andalan Irak itu mencetak delapan gol sepanjang kualifikasi, termasuk gol kemenangan saat mengalahkan Bolivia 2-1 pada laga playoff antarbenua yang memastikan tiket ke putaran final.
Selain Hussein, Irak juga diperkuat gelandang kreatif Zidane Iqbal yang pernah membela Manchester United dan kini bermain di klub Belanda, FC Utrecht.
Namun tantangan besar langsung menanti Irak pada laga perdana Grup I. Mereka harus menghadapi Norwegia yang diperkuat salah satu striker paling berbahaya di dunia saat ini, Erling Haaland.
Penyerang Manchester City tersebut datang ke Piala Dunia dengan modal luar biasa setelah menjadi pencetak gol terbanyak babak kualifikasi zona Eropa. Ketajamannya menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Irak yang akan dikomandoi oleh Frans Putros dan rekan-rekannya.
Selain Norwegia, Irak juga harus bersaing dengan Prancis yang merupakan finalis Piala Dunia 2022 serta Senegal, runner-up Piala Afrika 2025. Grup I pun diprediksi menjadi salah satu grup paling berat di turnamen ini.
Meski demikian, kehadiran Frans Putros memberikan alasan tambahan bagi publik Indonesia untuk mengikuti perjalanan Irak. Bek Persib Bandung itu berpeluang mencatat sejarah sekaligus membawa nama Liga Indonesia tampil di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia.
(Berbagai Sumber)