![]() |
| Harga minyak dunia terkoreksi tajam setelah adanya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. (Foto: Freepik) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK. ID - Harga minyak dunia menyentuh level terendah dalam tiga bulan pada Selasa (16/6/2026), melanjutkan tren koreksi tajam setelah adanya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Para investor kini menanti rincian lebih lanjut dari nota kesepahaman yang akan mengakhiri konflik di kawasan Timur Tengah.
Mengutip data perdagangan, harga minyak mentah Brent berjangka turun 1,25% menjadi US$ 82,13 per barel pada pukul 04.00 AM ET. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli juga melemah 1,41% ke posisi US$ 79,67 per barel, berada di bawah level psikologis US$ 80.
Koreksi harga ini terjadi setelah pada hari sebelumnya minyak dunia anjlok hampir 5%. Penurunan tersebut dipicu oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai penandatanganan nota kesepahaman dengan Iran yang bertujuan mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Meskipun sempat menguat tipis pada awal perdagangan, harga minyak kembali berbalik arah, mencerminkan ketidakpastian pasar mengenai detail lengkap kerangka kerja perdamaian tersebut.
Selat Hormuz Dibuka, Kapal Tanker Masih Menunggu Kepastian
Salah satu poin kunci dalam kesepakatan adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia . Trump menyatakan Selat Hormuz akan dibuka sepenuhnya pada Jumat (19/6) tanpa pungutan biaya dari Iran, seiring dengan pencabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran.
Meskipun ada prospek positif, perusahaan pelayaran masih bersikap hati-hati. Raksasa pelayaran Jerman, Hapag-Lloyd, menyambut baik prospek perjanjian perdamaian sebagai kabar baik bagi awak kapal dan pelanggan. Namun, mereka masih menunggu kepastian sebelum mengirimkan kapalnya melewati Selat Hormuz .
"Kami berharap keempat kapal kami yang tersisa dapat melewati Selat Hormuz akhir pekan ini," ujar pernyataan Hapag-Lloyd.
Hal senada disampaikan oleh Chief Executive Mitsui OSK Lines, Jotaro Tamura. Menurutnya, banyak operator kemungkinan akan menunggu berminggu-minggu untuk memastikan situasi di Selat Hormuz benar-benar aman.
"Yang harus dilakukan bukanlah sekadar kesepakatan sederhana antara negara-negara terkait, tetapi harus bersifat nyata dan diterjemahkan ke dalam situasi sebenarnya di Selat Hormuz, sehingga perusahaan pelayaran dapat merasa nyaman untuk melewatinya," ujar Tamura kepada Financial Times.
Poin-poin Kunci Kesepakatan Damai AS-Iran
Kesepakatan yang dimediasi oleh Pakistan ini akan ditandatangani secara resmi pada Jumat di Jenewa, Swiss . Berdasarkan draf nota kesepahaman yang dipublikasikan media Iran, terdapat sejumlah poin penting:
1. Penghentian Perang: Mengakhiri permusuhan secara permanen di semua front, termasuk Lebanon .
2. Selat Hormuz: Dibuka kembali dalam waktu 30 hari berdasarkan pengelolaan Iran, bebas dari pungutan biaya tol .
3. Pencabutan Sanksi dan Blokade: AS akan mencabut blokade angkatan laut dan menangguhkan sanksi atas penjualan minyak serta produk petrokimia Iran. Iran juga akan mendapatkan akses ke asetnya yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS .
4. Perundingan Nuklir: Kedua negara akan memasuki periode negosiasi 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir, di mana Iran akan menegaskan kembali komitmennya untuk tidak memproduksi senjata nuklir.
G7 Bahas Stabilitas Kawasan
Isu perdamaian AS-Iran mendominasi diskusi para pemimpin negara G7 yang sedang menggelar pertemuan di Evian-les-Bains, Prancis. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan para pemimpin G7 akan membahas "hasil yang diharapkan" dari kesepakatan tersebut, termasuk upaya untuk memastikan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah.
Meskipun ada kabar gembira dari kesepakatan damai, analis memperkirakan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz baru akan pulih sepenuhnya dalam beberapa pekan ke depan. Pasar masih akan dipengaruhi oleh perkembangan detail implementasi kesepakatan dan respons dari para pelaku industri pelayaran.
(berbagai sumber)
