Editor: Devona R
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) resmi merilis Rapor Pendidikan 2025. (Foto: Humas Kemendikdasmen)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) resmi merilis Rapor Pendidikan 2025. Instrumen evaluasi nasional berbasis data ini menjadi rujukan utama untuk memetakan secara akurat kondisi pendidikan dari jenjang SD hingga SMA di seluruh Indonesia.
Kepala BKPDM Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyatakan bahwa Rapor Pendidikan 2025 dirancang sebagai acuan bagi Satuan Pendidikan dan Pemerintah Daerah dalam mengidentifikasi masalah, merefleksikan akar persoalan, lalu membenahi kualitas pendidikan secara menyeluruh.
"Publik juga dapat mengakses Rapor Pendidikan sebagai upaya gotong royong membenahi kualitas pendidikan," ujar Toni di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Rapor tahun 2025 ini mencakup data dari 288.355 satuan pendidikan yang melibatkan 460.862 kepala sekolah, 3.981.602 pendidik, dan 6.830.704 murid. Data dihimpun dari berbagai sumber seperti Asesmen Nasional (AN), Survei Lingkungan Belajar, hingga Badan Akreditasi Nasional (BAN).
Adapun kategori capaian ditentukan berdasarkan persentase murid yang mencapai kompetensi minimum: Baik jika di atas 75 persen, Sedang (40-75 persen), dan Kurang (di bawah 40 persen).
Pada aspek Literasi, capaian menunjukkan tren beragam. Di tingkat SD, 65,66 persen murid mencapai kompetensi minimum (kategori Sedang). SMP mencatat 76,49 persen dan masuk Kategori Baik, sementara SMA dan SMK masing-masing 72,23 persen dan 65,08 persen, masih pada Kategori Sedang.
"Capaian literasi tahun ini menunjukkan fondasi pembelajaran kita terus bergerak, meskipun masih terdapat disparitas antar jenjang yang perlu menjadi fokus perbaikan bersama," jelas Toni.
Pada aspek Numerasi, sebagian besar jenjang masih pada Kategori Sedang: SD (59,45 persen), SMP (70,81 persen), serta SMA dan SMK masing-masing 67,14 persen dan 60,22 persen. Dengan akses publik yang kini terbuka, Rapor Pendidikan 2025 diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan.
Link selengkapnya dapat diakses di sini: https://raporpendidikan.kemendikdasmen.go.id/login
(Sumber: Kemendikdasmen)