Libur Sekolah 2026: Wisata Jarak Dekat Jadi Primadona, Pemerintah Siapkan Diskon dan 95 Paket Wisata

Masyarakat Indonesia makin gemar berwisata di destinasi dekat rumah saat libur sekolah, didorong oleh efisiensi biaya dan kampanye pemerintah. (Foto: ist) 
Editor: Devona R

GEBRAK.ID,JAKARTA – Musim liburan sekolah 2026 menyuguhkan tren baru: semakin banyak keluarga memilih destinasi wisata jarak dekat di dalam provinsi mereka sendiri. Fenomena ini didorong oleh kesadaran akan efisiensi biaya serta kampanye pemerintah "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja".

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama sekaligus Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengungkapkan bahwa data menunjukkan preferensi masyarakat untuk berwisata di sekitar tempat tinggal. "Kalau kita lihat dari pencapaian pergerakan wisatawan nusantara di tahun lalu, 67,70 persen itu sangat dikontribusikan oleh perjalanan yang di dalam provinsi," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6/2026). 

"Kita bisa jalan di sekitar kita yang belum kita eksplor," tambah Nia, menekankan bahwa liburan tak harus mahal dan jauh .

Kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" hadir untuk mengubah persepsi lama. Liburan kini tak melulu soal biaya besar, waktu panjang, dan perjalanan jauh. Pengalaman baru bisa didapat dari hal sederhana, seperti berkunjung ke desa wisata atau menginap di homestay. 

Insentif dan Paket Wisata Menarik

Untuk mendukung tren ini, pemerintah menyiapkan berbagai insentif. Kementerian Pariwisata memberikan diskon tiket transportasi, termasuk pembebasan PPN untuk tiket pesawat, potongan 30% tiket kereta api dan kapal laut (Pelni), serta pembebasan tarif jasa kepelabuhan untuk ASDP. 

Tak hanya itu, Kemenpar bersama 40 pelaku industri meluncurkan 95 paket wisata murah meriah. Paket mencakup wisata alam, budaya, petualangan, bahari, dan urban di berbagai daerah seperti NTB, Yogyakarta, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali . 

Harganya sangat beragam, mulai dari Rp 10.000 untuk kegiatan "Menyusuri Jejak Buya Hamka" di Desa Wisata Sungai Batang, Kabupaten Agam, hingga Rp 350.000 untuk "Edukasi Goesite Goa Nan Panjang" di Desa Wisata Simarasok. 

Data dan Target

Hal ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sepanjang Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 417,06 juta, meningkat 1,48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya . Kemenpar pun menargetkan total 1,18 miliar pergerakan wisatawan nusantara sepanjang 2026.

Tren ini juga terkonfirmasi dari platform pemesanan. Tiket.com mencatat destinasi dalam negeri favorit seperti Bali, Bandung, Yogyakarta, dan Malang, yang merupakan pilihan dengan akses mudah dan terjangkau. 

Dengan semua dukungan ini, "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" siap menjadi gaya baru masyarakat Indonesia menikmati waktu libur bersama keluarga, dekat, murah, dan penuh makna.

(berbagai sumber)