![]() |
| Sejumlah rute favorit wisata dan perjalanan antarkota mengalami kenaikan tarif signifikan jelang musim liburan sekolah Juni 2026 (Foto: istimewa) |
Editor: Devona R
GEBRAK.ID; JAKARTA – Menjelang musim libur sekolah pertengahan tahun 2026, harga tiket pesawat domestik kembali merangkak naik. Sejumlah rute favorit wisata dan perjalanan antarkota kini dibanderol di atas Rp2 juta per penumpang, bahkan ada yang menembus Rp3 juta untuk sekali jalan.
Lonjakan tarif ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang mulai merencanakan liburan keluarga setelah tahun ajaran berakhir. Selain faktor tingginya permintaan, pelaku industri penerbangan juga menghadapi kenaikan biaya operasional, termasuk harga avtur dan penerapan berbagai komponen surcharge yang memengaruhi tarif tiket.
Data dari berbagai platform pemesanan tiket menunjukkan harga penerbangan domestik pada awal Juni 2026 sudah mengalami kenaikan dibanding periode normal.
Sejumlah Rute Sudah Tembus Rp2 Juta
Berdasarkan pantauan dari sejumlah platform perjalanan daring, berikut kisaran harga tiket pesawat pada awal Juni 2026:
Rute dannKisaran Harga
•Jakarta – Medan
Rp1,2 juta – Rp1,6 juta
•Jakarta – Makassar
Rp1,8 juta – Rp2 juta
•Makassar – Bali
Rp1,3 juta – Rp1,7 juta
•Medan – Makassar
Rp3 juta – Rp3,3 juta
•Makassar – Medan
Rp3,1 juta – Rp3,3 juta
•Makassar – Bandung
Rp2,8 juta – Rp2,9 juta
Harga tiket Jakarta–Medan tercatat mulai dari sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,6 juta tergantung maskapai dan jadwal penerbangan.
Sementara rute Jakarta–Makassar sudah berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2 juta. Untuk rute antarpulau yang lebih panjang seperti Medan–Makassar dan Makassar–Medan, harga tiket bahkan mencapai lebih dari Rp3 juta per penumpang.
Libur Sekolah Jadi Pemicu Utama
Kenaikan harga tiket menjelang libur sekolah sebenarnya merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Saat permintaan meningkat tajam sementara jumlah kursi pesawat terbatas, maskapai akan menerapkan mekanisme penyesuaian tarif sesuai kondisi pasar.
Banyak keluarga memilih bepergian pada akhir Juni hingga Juli karena bertepatan dengan masa liburan sekolah dan musim wisata domestik. Akibatnya tingkat keterisian kursi penerbangan meningkat signifikan sehingga harga tiket ikut terdorong naik.
Selain wisata, periode ini juga bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mengunjungi keluarga, menghadiri kegiatan pendidikan, hingga perjalanan bisnis yang tertunda selama semester pertama.
Kenaikan Harga Avtur Ikut Menekan Tarif
Faktor lain yang memengaruhi harga tiket adalah biaya bahan bakar pesawat atau avtur. Dalam struktur biaya operasional maskapai, avtur menyumbang porsi terbesar, bisa mencapai sekitar 30 hingga 40 persen dari total biaya penerbangan.
Ketika harga minyak dunia meningkat atau nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, biaya pengadaan avtur ikut naik. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak pada tarif penerbangan yang dibayar penumpang.
Maskapai umumnya melakukan penyesuaian tarif secara bertahap agar biaya operasional tetap tertutupi tanpa mengganggu keberlangsungan layanan penerbangan.
Apa Itu Surcharge Tiket Pesawat?
Selain tarif dasar, harga tiket juga dipengaruhi oleh komponen surcharge atau biaya tambahan yang diperbolehkan regulator penerbangan.
Surcharge dapat mencakup:
Fuel surcharge (biaya bahan bakar)
Biaya keamanan penerbangan
Biaya pelayanan bandara tertentu
Penyesuaian biaya operasional maskapai
Ketika biaya operasional meningkat, maskapai dapat mengajukan penyesuaian surcharge sesuai ketentuan yang berlaku. Dampaknya, harga tiket yang dibayar konsumen menjadi lebih tinggi dibanding tarif dasar penerbangan.
Harga Diperkirakan Terus Bergerak Naik
Pengamat industri penerbangan memperkirakan tarif tiket domestik masih berpotensi naik mendekati puncak liburan sekolah pada akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026.
Masyarakat yang berencana bepergian disarankan membeli tiket lebih awal untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif. Pemesanan mendekati tanggal keberangkatan biasanya membuat pilihan kursi semakin terbatas dan harga tiket melonjak lebih tinggi.
Dengan tingginya permintaan wisata domestik tahun ini, sejumlah rute favorit seperti Bali, Medan, Makassar, Yogyakarta, Lombok, dan Labuan Bajo diperkirakan menjadi tujuan yang mengalami kenaikan tarif paling signifikan selama musim liburan sekolah.
(berbagai sumber)
