![]() |
| Musim pemadaman listrik tak terduga, powerbank adalah salah satu dari 7 gadget yang sebaiknya dimiliki di rumah. (Foto: Philips.co.id) |
Editor; Devona R
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir mendorong masyarakat mencari solusi praktis agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal. Gangguan pasokan listrik dilaporkan terjadi di sejumlah kota besar seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Malang hingga Surabaya.
PT PLN (Persero) menyebut sebagian pemadaman dilakukan akibat gangguan teknis pada beberapa unit pembangkit dan sistem kelistrikan. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan jarak jauh, proses belajar, hingga kebutuhan komunikasi dan hiburan di rumah.
Di tengah meningkatnya frekuensi pemadaman, sejumlah perangkat elektronik berbasis baterai menjadi kebutuhan penting untuk menjaga produktivitas dan kenyamanan. Berikut daftar gadget yang direkomendasikan untuk menghadapi pemadaman listrik.
1. Power Bank Berkapasitas Besar
Power bank menjadi perangkat utama yang wajib tersedia saat listrik padam. Selain menjaga daya smartphone tetap terisi, perangkat ini juga dapat digunakan untuk mengisi baterai tablet, smartwatch, earbud nirkabel, hingga laptop tertentu yang mendukung pengisian daya melalui USB-C.
Pakar teknologi menyarankan penggunaan power bank dengan kapasitas minimal 20.000 mAh dan dukungan teknologi fast charging agar mampu mengisi beberapa perangkat sekaligus dalam waktu singkat.
Bagi pengguna laptop modern, memilih power bank dengan output minimal 45 watt hingga 100 watt menjadi pilihan yang lebih ideal.
2. Lampu Darurat Isi Ulang
Saat pemadaman terjadi pada malam hari, lampu darurat menjadi pengganti yang jauh lebih aman dibandingkan lilin.
Selain mengurangi risiko kebakaran, lampu darurat modern umumnya sudah dilengkapi baterai lithium yang mampu bertahan antara enam hingga 12 jam tergantung tingkat kecerahan yang digunakan.
Beberapa produk terbaru bahkan memiliki fitur sensor otomatis yang langsung menyala ketika listrik padam.
3. Modem Portabel atau MiFi
Ketika listrik mati, router WiFi rumahan biasanya ikut berhenti beroperasi. Akibatnya, akses internet juga terputus meskipun jaringan seluler masih tersedia.
Modem portabel atau MiFi dapat menjadi solusi karena memiliki baterai internal dan mampu membagikan koneksi internet ke beberapa perangkat sekaligus tanpa harus menguras baterai ponsel melalui fitur tethering.
Perangkat MiFi generasi terbaru telah mendukung jaringan 4G LTE hingga 5G dengan daya tahan baterai mencapai 8–12 jam.
4. UPS Mini untuk Router dan CCTV
Bagi pekerja remote maupun pelaku usaha yang sangat bergantung pada internet, UPS (Uninterruptible Power Supply) mini menjadi perangkat yang patut dipertimbangkan.
UPS mini dapat menyuplai daya cadangan ke modem, router WiFi, kamera CCTV, hingga perangkat Internet of Things (IoT) selama beberapa jam setelah listrik padam.
Keunggulan perangkat ini adalah proses perpindahan daya berlangsung otomatis sehingga koneksi internet tidak langsung terputus saat terjadi pemadaman mendadak.
5. Portable Power Station
Jika kebutuhan daya lebih besar dari sekadar mengisi ponsel, portable power station bisa menjadi solusi.
Perangkat ini pada dasarnya merupakan baterai berkapasitas besar yang dilengkapi berbagai port seperti USB, USB-C, hingga stop kontak AC. Kapasitasnya berkisar mulai dari 200 Wh hingga lebih dari 2.000 Wh.
Power station dapat digunakan untuk mengoperasikan laptop, kipas angin, televisi, hingga peralatan elektronik ringan lainnya selama beberapa jam.
Popularitas perangkat ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring tren bekerja dari mana saja dan meningkatnya kebutuhan sumber listrik cadangan di rumah.
6. Kipas Angin Portabel
Pemadaman listrik pada siang hari sering kali membuat suhu ruangan terasa lebih panas, terutama di wilayah perkotaan yang padat.
Kipas angin portabel dengan baterai isi ulang dapat menjadi solusi sederhana namun efektif untuk menjaga kenyamanan selama menunggu listrik kembali menyala.
Sebagian model terbaru bahkan telah dilengkapi fungsi lampu LED dan power bank sehingga memiliki lebih dari satu kegunaan.
7. Radio Darurat Multifungsi
Meski jarang diperhatikan, radio darurat masih relevan digunakan dalam situasi gangguan listrik berkepanjangan.
Beberapa model radio darurat modern memiliki panel surya, baterai isi ulang, lampu LED, hingga fitur pengisian daya darurat untuk smartphone.
Perangkat ini memungkinkan pengguna tetap memperoleh informasi terbaru ketika akses internet terganggu atau jaringan komunikasi mengalami kendala.
Persiapan Sebelum Pemadaman Terjadi
Selain memiliki perangkat pendukung, masyarakat juga disarankan melakukan sejumlah langkah antisipasi seperti mengisi penuh baterai ponsel dan laptop, menyimpan dokumen penting secara offline, serta menyiapkan sumber penerangan cadangan.
Pakar ketenagalistrikan juga mengingatkan agar masyarakat menghindari penggunaan generator atau genset di dalam ruangan tertutup karena berisiko menghasilkan gas karbon monoksida yang berbahaya.
Dengan kombinasi perangkat yang tepat, aktivitas bekerja, belajar, maupun berkomunikasi tetap dapat berjalan lancar meski terjadi pemadaman listrik bergilir. Di tengah ketergantungan masyarakat terhadap perangkat digital, kesiapan menghadapi gangguan pasokan listrik kini menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.
(berbagai sumber)
