Pecah Telur Juara di WTA 500! Aldila Sutjiadi Beberkan Rahasia Sukses Raih Gelar Paling Berharga dalam Karier

Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi (kiri) bersama pasangannya petenis Rusia Vera Zvonareva merebut gelar juara WTA 250 Bad Homburg Open 2026. (Foto: X/WTA)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi akhirnya menorehkan tonggak penting dalam perjalanan karier profesionalnya.  Bersama pasangan asal Rusia, Vera Zvonareva, Aldila sukses menjuarai nomor ganda Bad Homburg Open 2026 di Jerman, sekaligus mengamankan gelar WTA 500 pertama sepanjang kariernya.

Keberhasilan tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang yang telah dilalui Aldila dalam beberapa musim terakhir. Bagi petenis berusia 31 tahun itu, trofi bergengsi tersebut bukan sekadar tambahan koleksi gelar, melainkan bukti bahwa kerja keras dan kesabaran pada akhirnya membuahkan hasil.

"Pastinya aku sangat senang sekali bisa meraih gelar WTA 500 pertama kali. Setelah sudah lama tidak menjuarai turnamen WTA 250 atau WTA 500, pastinya ini gelar yang sangat berharga buat aku," kata Aldila dikutip dari Antara, Minggu (28/6/2026).

Gelar tersebut diraih setelah Aldila dan Vera Zvonareva tampil impresif di partai final Bad Homburg Open 2026, Sabtu (27/6/2026). Keduanya berhasil mengalahkan pasangan unggulan ketiga, Demi Schuurs dari Belanda dan Ellen Perez asal Australia, dengan skor 6-1, 4-6, 10-5.

Kemenangan itu sekaligus mengakhiri paceklik gelar yang sempat dirasakan Aldila. Sepanjang musim 2026, performanya belum sepenuhnya sesuai harapan. Meski demikian, ia memilih tetap fokus bekerja keras tanpa kehilangan keyakinan.

"Memang tahun ini hasilnya belum cukup bagus, tapi aku tetap percaya kalau kerja keras aku akan terbalas. Puji Tuhan akhirnya bisa mendapatkan gelar di Bad Homburg," ujar Aldila.

Aldila mengungkapkan salah satu kunci keberhasilannya adalah mampu menjaga konsistensi permainan sejak pertandingan pertama hingga partai final. Bahkan, menurutnya, penampilan terbaik justru muncul ketika laga penentuan berlangsung.

"Level permainan aku cukup konsisten di minggu ini, dari babak pertama sampai babak final. Memang aku merasa kalau di babak final, aku bermain lebih baik dari babak-babak sebelumnya," cetus petenis kelahiran Jakarta tersebut.

Selain kualitas permainan, chemistry dengan Vera Zvonareva juga menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka menuju podium juara. Mantan petenis nomor dua dunia itu dinilai mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang semakin solid sepanjang turnamen berlangsung.

"Chemistry aku dan Vera juga meningkat setiap match-nya. Mungkin bisa dibilang kepercayaan diri aku setiap match juga meningkat," kata Aldila.

Meski baru saja meraih gelar WTA 500 pertamanya, Aldila menegaskan dirinya belum ingin cepat berpuas diri. Ia justru menjadikan pencapaian tersebut sebagai motivasi untuk terus bersaing di level tertinggi dan menambah koleksi trofi internasional.

"Ini kan gelar pertama, jadi aku pasti ingin mendapatkan gelar berikutnya juga ataupun di turnamen WTA yang lebih tinggi," tukasnya optimistis.

Prestasi di Bad Homburg semakin melengkapi perjalanan karier Aldila yang selama ini dikenal sebagai salah satu petenis ganda terbaik Indonesia. Sebelum menjuarai turnamen WTA 500, ia telah mengoleksi enam gelar WTA 250.

Gelar WTA 250 pertamanya diraih pada 2022 di Bogota bersama Astra Sharma. Setahun kemudian menjadi periode paling produktif dengan merebut gelar di Auckland dan Cleveland bersama Miyu Kato, serta juara di Austin bersama Erin Routliffe.

Pada 2024, Aldila kembali mengangkat trofi WTA 250 Thailand bersama Miyu Kato. Sementara pada 2025, ia sukses menjuarai WTA 250 Chennai bersama sesama petenis Indonesia, Janice Tjen. Pada tahun yang sama, pasangan Aldila dan Janice juga mempersembahkan medali emas cabang tenis ganda putri untuk Indonesia di SEA Games 2025.

Kini, gelar WTA 500 di Bad Homburg menjadi pencapaian tertinggi Aldila di level tur WTA. Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang baginya untuk tampil semakin kompetitif menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk Grand Slam yang akan datang.

(Sumber: WTA)