Editor: Yogi Ardhi
Bek Persib Bandung Federico Barba saat memberikan keterangan usai pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat. (Foto: Persib Bandung)
GEBRAK.ID, BANDUNG – Kebersamaan Persib Bandung dengan bek asal Italia, Federico Barba, resmi berakhir. Manajemen Maung Bandung memastikan kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama setelah kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Kepergian Barba menjadi salah satu bagian dari evaluasi skuad yang dilakukan Persib dalam menyongsong musim baru. Meski hanya semusim berseragam biru, pemain berusia 32 tahun itu berhasil meninggalkan jejak penting dalam perjalanan klub.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Barba selama membela Persib.
"Hatur nuhun, Federico Barba. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib," ujar Adhitia dalam keterangan resminya, Jumat (19/6/2026).
Barba didatangkan Persib pada awal musim 2025/2026 dari klub Swiss, FC Sion. Berbekal pengalaman panjang bermain di kompetisi Eropa, pemain kelahiran Roma itu tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Barba langsung menjelma sebagai salah satu andalan di jantung pertahanan Persib. Selain tampil kokoh saat bertahan, Barba juga mampu memberikan kontribusi di lini depan melalui gol-gol penting.
Sepanjang musim Super League 2025/2026, Barba tampil dalam 28 pertandingan dan mencetak lima gol. Sementara di ajang AFC Champions League Two, ia dipercaya tampil dalam tujuh laga untuk membantu Persib bersaing di level Asia.
Kontribusi tersebut turut mengantarkan Persib mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan posisi Maung Bandung sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola nasional.
Menurut Adhitia, kehadiran Barba tidak hanya memberikan kualitas di atas lapangan, tetapi juga membawa pengalaman, mentalitas juara, dan kepemimpinan yang berdampak positif bagi perkembangan tim sepanjang musim.
"Kami mendoakan Federico Barba senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Persib dan turut menorehkan sejarah yang akan selalu dikenang," kata Adhitia.
Meski kebersamaan telah berakhir, kontribusi Federico Barba akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Persib dalam mengukir prestasi, baik di kompetisi domestik maupun di level Asia.
(Sumber: Persib Bandung)