![]() |
| Produser Mononoke Mundur Setelah Kontroversi Kembalinya Takahiro Sakurai di Film Ketiga. (Sumber: Anime News Network 5 Juni 2026). |
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID-- Kōji Yamamoto, produser perencanaan trilogi film Mononoke, mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia produksi anime melalui akun X pribadinya pada Jumat (5/6/2026) lalu. Dalam pernyataannya, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar terkait kontroversi yang muncul setelah kemunculan karakter Medicine Seller versi asli dalam film terbaru waralaba tersebut.
Film ketiga trilogi, Mononoke The Movie: Chapter III – The Curse of the Serpent, tayang di bioskop Jepang pada 29 Mei. Setelah penayangannya, penonton menemukan bahwa karakter Medicine Seller dari serial televisi original muncul secara singkat dalam film tersebut dan kembali diisi suaranya oleh Takahiro Sakurai.
Keputusan tersebut memicu perdebatan di kalangan penggemar karena pihak produksi tidak pernah mengumumkan sebelumnya bahwa karakter tersebut akan tampil maupun bahwa Sakurai kembali mengisi perannya. Sebagian penggemar menyambut kembalinya karakter ikonik tersebut, sementara yang lain menentangnya.
Beberapa hari setelah film dirilis, staf akhirnya memperlihatkan karakter tersebut dalam trailer baru. Namun, saat itu mereka masih tidak mengungkapkan identitas pengisi suaranya.
Dalam pernyataannya, Yamamoto menjelaskan bahwa selama proses pengembangan cerita film ketiga, tim kreatif mempertimbangkan untuk menghadirkan Medicine Seller lain guna menghadapi ancaman yang muncul di akhir cerita. Meski memiliki pilihan untuk memperkenalkan karakter baru, staf memutuskan menghadirkan kembali Medicine Seller dari serial televisi karena banyak penggemar yang menginginkan kembalinya karakter tersebut.
Menurut Yamamoto, tim produksi ingin memberikan kejutan kepada penonton dengan merahasiakan kemunculan karakter tersebut hingga setelah film tayang. Namun, ia mengakui keputusan itu menimbulkan masalah karena sebagian penonton yang tidak ingin melihat karakter tersebut kembali tidak memiliki kesempatan untuk mengetahui informasi tersebut sebelum membeli tiket.
Ia menyatakan penyesalan atas kurangnya pertimbangan terhadap berbagai pandangan penggemar dan meminta maaf atas kontroversi yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab, Yamamoto memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai produser dan akan fokus pada manajemen serta pembinaan generasi penerus di industri anime.
Yamamoto sendiri dikenal sebagai produser berbagai judul populer, termasuk anohana: The Flower We Saw That Day, The Ancient Magus' Bride, Eden of the East, Princess Jellyfish, Psycho-Pass, ZENSHU., dan The Tatami Galaxy.
Kontroversi ini berkaitan dengan skandal pribadi yang melibatkan Takahiro Sakurai pada tahun 2022. Saat itu, media Jepang melaporkan bahwa sang pengisi suara menjalani hubungan di luar pernikahan selama bertahun-tahun dengan seorang penulis yang bekerja untuk program radionya.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa perempuan tersebut tidak mengetahui status pernikahan Sakurai hingga menjelang berakhirnya program radio tersebut. Setelah kasus tersebut mencuat, agensi Sakurai mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada pihak yang terdampak, penggemar, serta seluruh pihak terkait.
Akibat kontroversi tersebut, pada tahun 2023 studio Twin Engine memutuskan mengganti Sakurai dari peran utama Medicine Seller dalam trilogi film Mononoke. Perannya kemudian digantikan oleh Hiroshi Kamiya.
Pihak studio saat itu menjelaskan bahwa trilogi film Mononoke berfokus pada kisah penderitaan dan perjuangan para perempuan di lingkungan Ōoku, sehingga mereka menilai pergantian pengisi suara merupakan keputusan yang paling tepat dari sudut pandang cerita dan produksi.
Meski demikian, kemunculan kembali Sakurai sebagai Medicine Seller versi original dalam film ketiga akhirnya memicu perdebatan baru yang berujung pada permintaan maaf resmi dari Yamamoto serta pengunduran dirinya dari posisi produser.
