Raphinha Cedera Hamstring, Brasil Dihantui Krisis Pemain Jelang Duel Kontra Skotlandia

Penyerang Brasil, Raphinha (kanan), melepas tendangan di depan pesepak bola Maroko saat pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, New York, Amerika Serikat, Sabtu (13/06/2026).  (Foto: Xinhua/Hu Xingyu)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Kabar kurang menggembirakan menghampiri Timnas Brasil di tengah perjuangannya pada Piala Dunia 2026. Penyerang andalan tim Samba, Raphinha, dilaporkan mengalami cedera hamstring saat menghadapi Haiti pada laga Grup C yang berlangsung di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) WIB.

Pemain Barcelona tersebut tidak mampu menuntaskan pertandingan setelah merasakan gangguan pada otot hamstring. Raphinha akhirnya ditarik keluar pada menit ke-40 dan posisinya digantikan oleh Rayan.

Cedera ini menjadi pukulan bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti yang sebelumnya juga telah kehilangan sejumlah pemain penting akibat masalah kebugaran.

Menurut laporan ESPN yang mengutip pernyataan dari perwakilan Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), Minggu (21/6/2026), tim medis masih berupaya memulihkan kondisi sang pemain agar dapat kembali memperkuat Brasil sebelum turnamen berakhir.

"Penyerang Brasil Raphinha akan mendapatkan perawatan untuk cedera hamstringnya dengan harapan dia dapat kembali di Piala Dunia," demikian keterangan yang dikutip ESPN dari perwakilan CBF.

Saat ini, pemain berusia 29 tahun itu menjalani serangkaian pemeriksaan medis untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialaminya. Hasil tes tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi tim dokter dalam menentukan langkah penanganan dan estimasi waktu pemulihan.

Hingga berita ini diturunkan, CBF belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun kemungkinan Raphinha tampil pada pertandingan berikutnya.

Absennya mantan penyerang Leeds United itu tentu menjadi kehilangan besar bagi Brasil. Sepanjang musim bersama Barcelona, Raphinha tampil konsisten sebagai salah satu pemain kunci di lini depan berkat kecepatan, kreativitas, serta kontribusinya dalam menciptakan peluang maupun mencetak gol.

Situasi semakin rumit karena Brasil juga belum bisa memainkan Neymar Jr. yang masih menjalani proses pemulihan cedera. Di sisi lain, Wesley juga dipastikan absen setelah mengalami cedera pada pertandingan pembuka melawan Maroko.

Kondisi tersebut membuat Carlo Ancelotti harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan tim jelang pertandingan berikutnya. Kedalaman skuad Brasil memang masih terbilang mumpuni, namun kehilangan beberapa pemain inti secara bersamaan tentu berpotensi memengaruhi performa tim.

Brasil dijadwalkan menghadapi Skotlandia pada laga lanjutan Grup C yang akan digelar di Stadion Miami, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi sangat penting bagi langkah Tim Samba untuk mengamankan posisi di fase gugur, sekaligus menjadi penantian apakah Raphinha mampu pulih lebih cepat atau harus menepi lebih lama.

(Sumber: ESPN)