Editor: Devona R
Wuling Motors bersama Grab Indonesia resmi memperluas kerja sama melalui penyerahan armada Wuling
New BinguoEV Lite kepada GrabRentals. (Foto: Wuling)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Wuling Motors bersama Grab Indonesia semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air. Kedua perusahaan resmi memperluas kerja sama melalui penyerahan armada Wuling New BinguoEV Lite kepada GrabRentals sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus membangun ekosistem transportasi rendah emisi.
Seremoni penyerahan armada berlangsung di Jakarta dan menjadi langkah strategis untuk memperluas penggunaan mobil listrik di sektor transportasi berbasis aplikasi. Segmen ini dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat penetrasi kendaraan listrik karena digunakan secara intensif setiap hari oleh masyarakat.
Presiden Direktur Wuling Motors, Tang Wensheng, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan wujud kesamaan visi antara produsen otomotif dan penyedia layanan mobilitas digital dalam menghadirkan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
"Kolaborasi ini mencerminkan visi bersama untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien sekaligus memperluas manfaat kendaraan listrik bagi pengemudi maupun masyarakat," ujar Tang dalam keterangan resminya, Jumat (20/6/2026).
Tang menilai kerja sama lintas industri menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat penerimaan kendaraan listrik di Indonesia yang saat ini masih berada pada fase pertumbuhan.
Di sisi lain, Grab Indonesia terus memperbesar investasi pada armada berbasis listrik. Saat ini perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik di seluruh ekosistem bisnisnya, termasuk melalui layanan GrabRentals.
Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga tiga kali lipat sebelum akhir 2026 sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Direktur GrabRentals Indonesia, Halim Wijaya, menjelaskan kemitraan dengan Wuling akan membantu memastikan ketersediaan armada kendaraan listrik bagi para mitra pengemudi.
Menurut Halim, skema penyewaan kendaraan menjadi solusi yang lebih terjangkau bagi pengemudi yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan investasi besar untuk membeli mobil baru.
Selain menyediakan armada, kedua perusahaan juga bekerja sama dalam layanan purnajual, dukungan teknis, hingga pelatihan bagi pengemudi dan mekanik. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kendaraan listrik dapat beroperasi secara optimal sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung perkembangan industri EV nasional.
Kolaborasi antara produsen otomotif dan platform transportasi digital dipandang menjadi salah satu kunci percepatan transisi menuju mobilitas berkelanjutan.
Dengan semakin banyaknya kendaraan listrik yang beroperasi dalam layanan harian, upaya mengurangi emisi karbon di sektor transportasi diharapkan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar kendaraan listrik yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara.
(Sumber: Grab-Wuling)