GEBRAK.ID – Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga pembaruan terbaru, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 3.889 orang, sementara puluhan ribu warga lainnya masih terdampak bencana.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengungkapkan selain ribuan korban tewas, sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka akibat gempa yang mengguncang wilayah pesisir utara negara itu.
"Sebanyak 3.889 orang meninggal, 16.740 terluka, dan 6.462 orang telah diselamatkan," kata Jorge Rodriguez melalui akun Telegram resminya, Kamis (9/7/2026).
Pemerintah Venezuela juga mencatat sebanyak 17.907 warga kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan yang ditimbulkan gempa. Hingga kini, bantuan kemanusiaan telah disalurkan kepada 86.794 keluarga yang terdampak.
Untuk menampung para penyintas, pemerintah mendirikan 89 lokasi pengungsian yang saat ini dihuni sekitar 16.891 orang.
Tim penyelamat masih terus melakukan pencarian dan evakuasi di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Pemerintah juga berupaya mempercepat distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar bagi para korban.
Gempa besar tersebut terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026. Dalam waktu kurang dari satu menit, Venezuela diguncang dua gempa kuat yang memicu kerusakan luas.
Guncangan pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi pada pukul 18.04 waktu setempat. Hanya berselang 39 detik kemudian, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang kawasan yang sama.
Rangkaian gempa tersebut menyebabkan bangunan runtuh, infrastruktur rusak, serta memaksa ribuan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Pemerintah Venezuela bersama tim penyelamat dan berbagai lembaga kemanusiaan masih terus melakukan penanganan darurat untuk membantu para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
(Sumber: Sputnik/RIA Novosti)
