Portugal Akhirnya Akhiri Kutukan 60 Tahun di Piala Dunia

Timnas Portugal di Piala Dunia 2026. (Foto: portugal.net)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Timnas Portugal mengakhiri penantian panjang selama enam dekade setelah sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan dramatis yang diraih di Toronto, Kanada, Jumat (3/7/2026) pagi WIB itu sekaligus memutus rekor buruk Portugal yang selalu gagal menang setiap kali kebobolan lebih dulu di ajang Piala Dunia.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Portugal dan Kroasia sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih hingga babak kedua dimulai. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53 ketika Ivan Perisic membawa Kroasia unggul lebih dulu.

Tertinggal satu gol membuat Portugal meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Portugal justru memastikan kemenangan secara dramatis. Penyerang pengganti Goncalo Ramos muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol pada masa injury time yang mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus memastikan langkah Selecao das Quinas ke babak 16 besar.

Hasil tersebut memiliki makna istimewa bagi Portugal. Sebab, kemenangan atas Kroasia mengakhiri rentetan 11 pertandingan Piala Dunia tanpa pernah menang ketika lebih dulu tertinggal.

Sebelumnya, satu-satunya kemenangan comeback Portugal di ajang Piala Dunia terjadi pada perempat final edisi 1966. Saat itu Portugal mencatat salah satu kebangkitan paling fenomenal dalam sejarah turnamen dengan menundukkan Korea Utara 5-3 setelah sempat tertinggal tiga gol.

Gelandang Portugal Ruben Neves mengakui timnya sempat mengalami kesulitan setelah kebobolan. Namun, mentalitas dan karakter kuat menjadi kunci kebangkitan hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.

"Kami menginginkan pertandingan yang lebih mudah, tetapi ini adalah kompetisi terbaik di dunia. Semua pertandingan sangat sulit dan Kroasia sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah tim yang sangat kuat," ujar Neves kepada O Jogo.

Neves menambahkan, Portugal sebenarnya tampil cukup baik sejak awal pertandingan. Namun, gol Kroasia sempat memengaruhi permainan tim sebelum akhirnya mereka mampu bangkit.

"Kami bermain dengan baik, tetapi setelah kebobolan kami sedikit kehilangan ritme. Untungnya kami memiliki karakter dan kepribadian untuk membalikkan keadaan," lanjut Neves.

Keberhasilan menyingkirkan Kroasia membawa Portugal melaju ke babak 16 besar dengan tantangan yang jauh lebih berat. Cristiano Ronaldo dan kolega kini sudah ditunggu juara Eropa, Spanyol, dalam laga yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Duel sesama raksasa Semenanjung Iberia itu diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur Piala Dunia 2026. Modal kemenangan comeback atas Kroasia tentu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Portugal untuk menghadapi ujian berikutnya.

(Sumber: FIFA)