Editor: Devona R
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi meluncurkan aplikasi TJ:
Transjakarta versi 3.0.0 dengan berbagai pembaruan yang dirancang untuk
meningkatkan pengalaman pengguna. (Foto: Transjakarta)
GEBRAK.ID – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi meluncurkan aplikasi TJ: Transjakarta versi 3.0.0 dengan berbagai pembaruan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tidak hanya membantu mencari rute perjalanan, aplikasi terbaru ini juga mampu menghitung estimasi pengurangan emisi karbon dan kalori yang terbakar saat menggunakan transportasi publik.
Peluncuran aplikasi dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan Jakarta Sky Fun Run (JSFR) 2026 di Jalur Layang Koridor 13, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta sekaligus menjadi bagian dari kampanye gaya hidup rendah emisi melalui penggunaan transportasi umum.
Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan aplikasi TJ versi terbaru dikembangkan sebagai pendamping mobilitas masyarakat yang lebih cerdas, praktis, dan ramah lingkungan.
"Kami ingin aplikasi TJ: Transjakarta tidak hanya menjadi pencari rute, tetapi berkembang menjadi smart mobility companion yang membantu pelanggan bepergian lebih mudah, lebih nyaman, sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan," ujar Welfizon.
Lima Fitur Unggulan
Dalam pembaruan versi 3.0.0, Transjakarta menghadirkan lima fitur utama yang memudahkan pelanggan selama menggunakan layanan.
Fitur pertama adalah pembaruan layanan secara near real-time yang memberikan informasi cepat ketika terjadi gangguan operasional maupun kondisi darurat.
Kedua, tersedia fitur Favorite Route yang memungkinkan pengguna menyimpan rute perjalanan favorit sehingga lebih mudah diakses saat dibutuhkan.
Fitur ketiga adalah Nearby Stop atau halte terdekat yang membantu pelanggan menemukan lokasi halte Transjakarta di sekitar posisi mereka.
Selanjutnya terdapat Global Search yang memungkinkan pengguna mencari rute, halte, maupun layanan hanya dengan memasukkan satu kata kunci.
Sementara fitur kelima, Companion Mode, menjadi salah satu inovasi paling menarik. Selain memberikan rekomendasi rute perjalanan, fitur ini juga menampilkan estimasi jumlah emisi karbon yang berhasil dikurangi serta jumlah kalori yang terbakar ketika pengguna memilih menggunakan Transjakarta dibandingkan kendaraan pribadi.
Sudah Diunduh Lebih dari 2 Juta Kali
Welfizon mengungkapkan aplikasi TJ: Transjakarta hingga kini telah diunduh lebih dari dua juta kali. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang terus dikembangkan perusahaan.
Ia menambahkan, transformasi digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.
"Kami terus menghadirkan inovasi agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan Transjakarta sekaligus mendukung terciptanya sistem transportasi yang berkelanjutan," katanya.
Dorong Transportasi Ramah Lingkungan
Penyelenggaraan Jakarta Sky Fun Run 2026 juga dimanfaatkan Transjakarta untuk memperkuat kampanye penggunaan transportasi publik sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon di ibu kota.
Melalui berbagai inovasi digital, perusahaan berharap masyarakat semakin terdorong beralih ke angkutan umum yang lebih efisien, nyaman, sekaligus ramah lingkungan.
Sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengembangkan transportasi berkelanjutan, digitalisasi layanan seperti aplikasi TJ diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
(Sumber: Transjakarta)