6 Negara Asia Paling Berpendidikan, Indonesia Urutan Berapa?
OECD mencatat Indonesia berada di urutan keenam negara Asia paling berpendidikan dengan angka 13 persen.
Berdasarkan laporan Education at a Glance 2025 yang diterbitkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia berada di posisi keenam di Asia dengan persentase penduduk berpendidikan tinggi sebesar 13 persen. (Foto ilustrasi: Pixabay)
Editor: Devona R
GEBRAK.ID, JAKARTA – Posisi Indonesia dalam daftar negara dengan populasi paling berpendidikan di Asia menjadi sorotan. Berdasarkan laporan Education at a Glance 2025 yang diterbitkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia berada di posisi keenam di Asia dengan persentase penduduk berpendidikan tinggi sebesar 13 persen.
Laporan OECD tersebut mengukur tingkat pendidikan orang dewasa berusia 25-64 tahun yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi atau tertiary education. Cakupan pendidikan tinggi dalam indikator ini meliputi jenjang seperti sarjana dan program yang setara.
Data tersebut tidak menggambarkan jumlah penduduk berpendidikan tinggi secara keseluruhan, melainkan proporsinya terhadap populasi dewasa dalam kelompok usia yang ditentukan. OECD juga menggunakan data dari sejumlah negara dan ekonomi yang tersedia dalam laporan, sehingga peringkat tersebut tidak mencakup seluruh negara di dunia.
Jepang Teratas di Asia
Jepang menjadi negara Asia dengan persentase penduduk berpendidikan tinggi paling besar. Sebanyak 57 persen penduduk usia 25-64 tahun di Negeri Sakura tercatat memiliki pendidikan tinggi. OECD juga menempatkan Jepang sebagai salah satu negara dengan tingkat pencapaian pendidikan tinggi tertinggi.
Di posisi berikutnya ada Korea Selatan dengan 56 persen. Angka ini menunjukkan tingginya capaian pendidikan masyarakat Korea Selatan, terutama setelah negara tersebut mengalami peningkatan pendidikan secara pesat dalam beberapa dekade terakhir. OECD mencatat bahwa 71 persen penduduk Korea Selatan berusia 25-34 tahun telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Israel menempati posisi ketiga di Asia dengan angka 51 persen. Setelah itu, China, India, dan Indonesia berada di posisi berikutnya dengan persentase yang jauh lebih rendah.
Berikut enam negara Asia dengan persentase penduduk berpendidikan tinggi berdasarkan Education at a Glance 2025:
- Jepang: 57 persen
Peringkat global: 3 - Korea Selatan: 56 persen
Peringkat global: 4 - Israel: 51 persen
Peringkat global: 10 - China: 19 persen
Peringkat global: 44 - India: 14 persen
Peringkat global: 46 - Indonesia: 13 persen
Peringkat global: 47
Secara global, Kanada berada di posisi teratas dengan 65 persen penduduk usia 25-64 tahun yang memiliki pendidikan tinggi. Irlandia menyusul dengan 58 persen, sedangkan Jepang berada di posisi ketiga dengan 57 persen.
Korea Selatan menempati peringkat keempat dengan 56 persen. Data OECD juga menunjukkan tingginya capaian pendidikan tinggi Kanada dibandingkan rata-rata negara OECD.
Indonesia Masih Berada di Papan Bawah
Indonesia mencatat persentase 13 persen. Artinya, sekitar satu dari delapan penduduk dewasa dalam kelompok usia 25-64 tahun telah mencapai pendidikan tinggi berdasarkan indikator yang digunakan OECD.
Angka Indonesia tersebut juga perlu dibaca dalam konteks struktur pendidikan penduduk. OECD mencatat bahwa di Indonesia, tingkat pendidikan yang paling umum bagi populasi dewasa masih berada di bawah jenjang pendidikan menengah atas.
Namun, proporsi penduduk usia muda yang mencapai pendidikan lebih tinggi terus menjadi perhatian dalam perkembangan sistem pendidikan.
Jika melihat jumlah penduduk, gambaran tersebut menjadi berbeda. Negara berpenduduk besar seperti China dan India tetap memiliki jumlah warga berpendidikan tinggi yang sangat besar meskipun persentasenya lebih rendah dibandingkan Jepang atau Korea Selatan.
Dengan jumlah penduduk China yang mencapai lebih dari 1,41 miliar jiwa, persentase 19 persen secara kasar setara dengan ratusan juta orang yang telah menempuh pendidikan tinggi. India juga memiliki jumlah penduduk berpendidikan tinggi yang besar karena jumlah populasinya mencapai 1,48 miliar jiwa.
Indonesia pun memiliki puluhan juta penduduk yang telah mencapai pendidikan tinggi. Namun, secara persentase, posisinya masih berada di bawah negara-negara Asia lainnya yang masuk dalam daftar tersebut.
Perlu dicatat, persentase pendidikan tinggi tidak serta-merta menunjukkan kualitas sistem pendidikan suatu negara. Indikator tersebut terutama menggambarkan tingkat pencapaian pendidikan formal penduduk dewasa. OECD menekankan bahwa capaian pendidikan berkaitan dengan berbagai aspek sosial dan ekonomi, termasuk peluang kerja dan pendapatan.
Dengan demikian, posisi Indonesia di urutan keenam Asia menunjukkan masih besarnya ruang untuk meningkatkan akses dan capaian pendidikan tinggi. Pada saat yang sama, angka tersebut menjadi gambaran penting mengenai tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
(Sumber: OECD, Education at a Glance 2025)
