Chelsea Terancam Kehilangan Enzo Fernandez dan Pedro Neto, Xabi Alonso Bisa Kehilangan Andalan
Chelsea kembali menghadapi gejolak di balik layar menjelang bergulirnya Premier League (Liga Primer) Inggris 2026/2027. Klub asal London Barat itu disebut tengah mempertimbangkan masa depan dua pemain pentingnya, Enzo Fernandez (tampak dalam gambar) dan Pedro Neto. (Foto: Instagram/Enzo Fernandez)
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA — Chelsea kembali menghadapi gejolak di balik layar menjelang bergulirnya Premier League (Liga Primer) Inggris 2026/2027. Klub asal London Barat itu disebut tengah mempertimbangkan masa depan dua pemain pentingnya, Enzo Fernandez dan Pedro Neto.
Kabar tersebut memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya, Fernandez dan Neto justru menjadi dua pemain dengan kontribusi paling konsisten bagi Chelsea sepanjang musim 2025/2026.
Rumor yang beredar menyebut Manchester City tertarik mendatangkan Fernandez dengan nilai transfer sekitar 120 juta poundsterling atau sekitar Rp2,66 triliun, dengan asumsi kurs Rp22.200 per poundsterling.
Sementara itu, Neto kabarnya juga bisa tersedia di bursa transfer dengan harga sekitar 100 juta poundsterling atau Rp2,22 triliun.
Jika kedua pemain tersebut benar-benar pergi, Chelsea berpotensi kehilangan dua sumber produktivitas utama ketika pelatih baru Xabi Alonso berusaha membangun tim yang lebih stabil dan konsisten.
Chelsea memang dikenal agresif di bursa transfer dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut mendatangkan banyak pemain dengan nilai besar dan bahkan memanfaatkan kontrak jangka panjang sebagai bagian dari strategi finansialnya.
Namun, keputusan transfer Chelsea tidak selalu menghasilkan kestabilan di lapangan. Pergantian pemain dan pelatih yang berlangsung cepat membuat klub terus menjadi sorotan.
Situasi itu kembali muncul menjelang musim baru. Setelah Chelsea hanya menempati posisi ke-10 Premier League 2025/2026 dan gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa, melepas pemain terbaik justru berpotensi membuat pekerjaan Alonso semakin berat.
Baca juga: Chelsea Siapkan Enzo Fernandez dalam Laga Kontra Sociedad
Catatan statistik Fernandez dan Neto memperlihatkan betapa pentingnya kontribusi mereka.
Pada musim 2025/2026, Neto mencatat 10 assist, jumlah yang menjadi salah satu yang tertinggi di skuad Chelsea. Fernandez juga mengemas 15 gol, sedangkan Neto menyumbangkan 10 gol.
Keduanya juga menjadi pemain yang paling sering tersedia bagi Chelsea sepanjang musim. Fernandez tampil dalam 61 pertandingan, sementara Neto bermain 58 kali di seluruh kompetisi.
Kontribusi mereka tidak berhenti pada gol dan assist. Fernandez menciptakan 108 peluang, sedangkan Neto menghasilkan 91 peluang. Catatan tersebut menjadi yang terbaik di antara pemain Chelsea dalam aspek penciptaan peluang.
Neto juga memiliki akurasi tembakan sebesar 59,18 persen, tertinggi di antara pemain reguler Chelsea. Fernandez mencatat angka 56,1 persen yang menempatkannya di jajaran teratas.
Keduanya juga menunjukkan efektivitas ketika mendapatkan peluang. Tingkat konversi tembakan Fernandez mencapai 16,25 persen, sedangkan Neto berada di angka 13,91 persen.
Dalam urusan distribusi bola, keduanya kembali memperlihatkan konsistensi. Fernandez memiliki akurasi umpan 85,76 persen, sementara Neto mencapai 88,42 persen.
Kontribusi mereka dalam duel juga cukup menonjol. Fernandez tercatat melakukan 510 duel, terbanyak kedua di skuad Chelsea, sedangkan Neto mengikuti dengan 428 duel.
Data tersebut memperlihatkan bahwa Fernandez dan Neto bukan sekadar pemain yang menghasilkan gol atau assist. Keduanya juga memberikan kontribusi dalam membangun serangan, menciptakan peluang, menjaga penguasaan bola, hingga terlibat dalam duel.
Karena itu, melepas mereka pada saat Chelsea sedang membutuhkan stabilitas bisa menjadi keputusan yang berisiko.
Fernandez memang pernah mengungkapkan ketertarikannya untuk bermain di Madrid. Namun, jika Chelsea benar-benar melepas gelandang Argentina tersebut bersama Neto, Alonso harus mencari pengganti dengan kualitas yang setara.
Baca juga: Soal Masa Depan Enzo Fernandez, Xabi Alonso: Chelsea tak Mau Kehilangan Pemain Bintang
Tantangan tersebut tidak mudah. Mengganti pemain dengan produktivitas, konsistensi, dan ketersediaan seperti Fernandez dan Neto membutuhkan biaya besar sekaligus waktu untuk beradaptasi.
Di tengah persiapan menuju musim 2026/2027, Chelsea justru kembali menghadapi pertanyaan mengenai arah kebijakan klub. Setelah mengalami berbagai perubahan sejak Roman Abramovich menjual klub, keputusan transfer terbaru kembali membuat para pendukung bertanya-tanya.
Jika target utama Chelsea adalah membangun tim yang stabil bersama Alonso, mempertahankan pemain-pemain terbaik semestinya menjadi salah satu prioritas.
Melepas Fernandez dan Neto mungkin bisa menghasilkan pemasukan fantastis. Namun, keuntungan finansial tersebut berpotensi datang dengan harga yang jauh lebih mahal di lapangan jika Chelsea kehilangan dua pemain penting sekaligus.
(Sumber: Tribal Football)
