China Cool Viral, Chongqing Menjelma Destinasi Wisata Favorit Turis Dunia
Wisatawan mancanegara menikmati hidangan hotpot di sebuah restoran yang diadaptasi dari tempat perlindungan serangan udara di Liangjiang New Area, Kota Chongqing, China, Senin (10/8/2026). (Foto: Xinhua/Huang Wei)
Editor: Devona R
GEBRAK.ID — Chongqing, China, menjadi salah satu destinasi wisata yang semakin populer di kalangan wisatawan mancanegara. Popularitas kota tersebut ikut terdorong oleh viralnya tagar “China Cool” di media sosial.
Kota yang berada di China bagian barat daya itu menawarkan perpaduan unik antara lanskap alam, bangunan perkotaan yang khas, kuliner, hingga berbagai destinasi wisata budaya.
Daya tarik tersebut membuat Chongqing semakin sering menjadi pilihan wisatawan dari berbagai negara yang ingin merasakan pengalaman berbeda selama berkunjung ke China.
Data Kantor Umum Pemeriksaan Perbatasan Keluar-Masuk Chongqing menunjukkan peningkatan signifikan jumlah wisatawan asing yang datang melalui Bandar Udara Internasional Jiangbei Chongqing.
Sepanjang paruh pertama 2026, tercatat lebih dari 610.000 perjalanan masuk dan keluar yang dilakukan warga negara asing melalui bandara tersebut. Jumlah itu melonjak sekitar 86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan tersebut memperlihatkan semakin kuatnya daya tarik Chongqing sebagai salah satu pusat pariwisata internasional di China.
Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati kawasan perkotaan. Mereka juga menjelajahi berbagai destinasi alam dan budaya yang tersebar di wilayah Chongqing.
Salah satu aktivitas yang menarik perhatian wisatawan adalah canyoning di kawasan Jindaoxia, Distrik Beibei. Aktivitas tersebut menawarkan pengalaman menyusuri kawasan lembah dengan lanskap alam yang menjadi salah satu daya tarik wisata Chongqing.
Selain wisata alam, wisatawan mancanegara juga mengunjungi kawasan Ukiran Batu Dazu di Distrik Dazu. Destinasi tersebut dikenal karena peninggalan seni pahat batu yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Kuliner juga menjadi bagian penting dari pengalaman wisata di Chongqing. Salah satu yang banyak diminati wisatawan adalah hotpot khas Chongqing.
Menariknya, sebuah restoran di Liangjiang New Area menggunakan bekas tempat perlindungan serangan udara sebagai lokasi bersantap. Konsep tersebut menawarkan pengalaman unik sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang perkotaan lama dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata dan kuliner.
Fenomena “China Cool” turut memperkuat citra Chongqing di media sosial. Konten mengenai pemandangan kota, kuliner, aktivitas alam, serta bangunan dengan arsitektur unik membuat kota tersebut semakin dikenal oleh masyarakat internasional.
Pertumbuhan kunjungan wisatawan asing juga menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata Chongqing. Perpaduan antara modernitas kota, kekayaan budaya, kuliner khas, dan wisata alam membuat Chongqing memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi lain di China.
Dengan tren tersebut, Chongqing berpeluang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata internasional yang banyak diperbincangkan.
(Sumber: Xinhua)
