Kurniawan DY Bangga Indonesia All Stars Berani Lawan Aston Villa, Soroti Penampilan Arkhan Kaka dan Cedera Jordy
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA — Meski harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 1-3, pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto (DY) tetap memberikan apresiasi tinggi kepada penampilan anak asuhnya. Menurutnya, tim tampil sesuai dengan rencana dan mampu menunjukkan mental bertanding yang baik saat menghadapi klub asal Inggris tersebut.
Dalam laga bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, Indonesia All Stars dinilai tidak bermain di bawah tekanan meski berhadapan dengan tim yang dihuni pemain-pemain berkelas dunia.
“Kami bermain sesuai dengan apa yang direncanakan sejak awal. Attitude para pemain sungguh luar biasa. Mereka tidak berada di bawah tekanan dan tetap percaya diri. Itu yang paling penting karena mereka berani menunjukkan kualitasnya,” ujar Kurniawan usai pertandingan.
Mantan pelatih Timnas U-17 Indonesia itu mengatakan, persiapan yang sangat singkat bukan menjadi alasan bagi timnya untuk tampil di bawah standar. Meski hanya menjalani satu kali sesi latihan, para pemain dinilai mampu memahami strategi yang diinginkan tim pelatih.
JANGAN TERLEWATKAN Hasil Aston Villa Vs Indonesia All Stars 3-1, Arkhan Kaka Cetak Gol Hiburan di SUGBK
Kurniawan mengungkapkan fokus utama tim adalah bermain sebagai satu kesatuan, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Karena memang kami hanya latihan sehari. Persiapannya juga sangat singkat. Kami hanya ingin bermain sebagai sebuah tim. Saat Garnacho memegang bola, harus ada pemain lain yang melakukan cover sehingga semua saling menutup ruang,” katanya.
Strategi tersebut terbukti cukup efektif. Indonesia All Stars mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali menyulitkan Aston Villa, termasuk membatasi ruang gerak Alejandro Garnacho yang tampil sebagai pemain pinjaman dan menjadi salah satu ancaman utama tim tamu.
Pada pertandingan tersebut, Aston Villa mencetak tiga gol melalui Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo. Sementara gol hiburan Indonesia All Stars dicetak oleh Arkhan Kaka yang memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Reno Salampessy yang gagal diamankan sempurna oleh penjaga gawang lawan.
Bagi Kurniawan, gol tersebut memiliki arti penting bagi perkembangan Arkhan Kaka yang masih berusia 18 tahun. Ia yakin keberhasilan menjebol gawang Aston Villa akan meningkatkan rasa percaya diri sang penyerang muda.
“Sebagai seorang striker, gol itu sangat berarti untuk kepercayaan dirinya. Apalagi yang dibobol adalah Aston Villa. Mudah-mudahan ini membuat dia semakin yakin dengan kualitas yang dimilikinya. Yang saya senang, dia tidak gugup dan tetap percaya diri sepanjang pertandingan,” jelas legenda hidup sepak bola Indonesia itu.
Di balik penampilan positif timnya, Kurniawan mengaku menyimpan satu penyesalan. Gelandang Jordy Werhmann mengalami cedera dalam pertandingan tersebut dan diperkirakan harus menepi pada awal musim kompetisi mendatang.
Kurniawan pun menyampaikan permohonan maaf kepada Madura United, klub yang dibela Jordy, karena sang pemain mengalami cedera saat memperkuat Indonesia All Stars.
“Belum ada kepastian, tapi sepertinya mengalami dislokasi di bagian bahu. Mudah-mudahan kondisinya tidak terlalu parah,” kata Kurniawan.
Meski kalah, penampilan Indonesia All Stars mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan kepada Aston Villa. Laga ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para pemain lokal untuk mengukur kemampuan menghadapi klub elite Eropa sekaligus menambah kepercayaan diri menjelang kompetisi domestik.
(Sumber: Antara)
