Biaya Pasang Wall Charger Mobil Listrik di Rumah: Panduan Lengkap 2026
Biaya wall charger mobil listrik di rumah bervariasi mulai dari Rp6,8 juta hingga puluhan juta rupiah.
Pasang wall charger di rumah bisa memakan biaya jutaan hingga belasan juta. Pelajari dulu bila berminat pasang sendiri di rumah. ( Foto: tangkapan layar)
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,JAKARTA – Memiliki mobil listrik tidak hanya membutuhkan biaya untuk membeli kendaraan, tetapi juga perlu mempertimbangkan fasilitas pengisian daya di rumah. Salah satu pilihan yang banyak digunakan pemilik mobil listrik adalah memasang wall charger atau home charging. Perangkat ini memungkinkan pengisian baterai dilakukan di rumah, sehingga pemilik tidak selalu bergantung pada stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Namun, biaya pemasangan wall charger di rumah tidak hanya ditentukan oleh harga perangkat. Ada sejumlah komponen lain yang perlu diperhitungkan.
Kisaran Harga Wall Charger Berbagai Merek
Harga perangkat wall charger bervariasi tergantung merek, kapasitas daya, dan fitur yang ditawarkan. Berikut beberapa pilihan yang tersedia di pasaran:
Opsi dari Distributor PT Tri Energi Berkarya (TEB) menawarkan beberapa produk wall charger dengan harga berbeda. Produk ABB Obsidian berkapasitas 7 kW dibanderol Rp 8 juta dan sudah termasuk jasa instalasi serta material bundling sepanjang 5 meter. Namun, jika konsumen membutuhkan paket lebih lengkap termasuk kWh meter dan grounding tanam, biaya keseluruhan bisa mencapai sekitar Rp15 juta.
Bagi konsumen yang mencari pilihan lebih terjangkau, TEB juga menawarkan merek Stella dengan harga Rp7,3 juta, sekitar Rp700 ribu lebih murah dibandingkan ABB Obsidian.
Opsi dari Agen Pemegang Merek
Beberapa pabrikan mobil listrik menyediakan wall charger dengan harga terpisah dari kendaraan:·
Wuling Motors menawarkan wall charger mulai Rp6,8 juta untuk perangkat saja, sementara paket lengkap dengan instalasi dibanderol sekitar Rp14 juta .
· BYD menjual perangkat wall charger resmi di kisaran Rp8,5 juta, belum termasuk biaya pemasangan dan penyesuaian kelistrikan.
Komponen Biaya yang Perlu Diperhitungkan
Selain harga perangkat, ada beberapa komponen biaya lain yang harus disiapkan:
1. Penambahan Daya Listrik
Wall charger umumnya membutuhkan kapasitas daya yang cukup besar. Untuk charger 7 kW, rumah idealnya memiliki daya 7.700 VA. Jika rumah masih menggunakan daya 2.200 VA atau 3.500 VA, pemilik perlu melakukan upgrade daya.
Biaya tambah daya bervariasi tergantung kebijakan PLN. Untuk daya 7.700 VA, biaya bisa mencapai sekitar Rp3,7 juta setelah diskon promo.
2. Biaya Instalasi dan Material
Pekerjaan instalasi meliputi pemasangan kabel dari panel utama ke lokasi charger, pemasangan MCB khusus, grounding, hingga pekerjaan sipil seperti pembongkaran atau galian untuk kabel tanam.
Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah BYD Indonesia, Luther Pandjaitan, menjelaskan bahwa biaya pemasangan sangat tergantung pada kondisi rumah masing-masing. “Misalnya untuk kabel tanam, perlu pembongkaran atau galian. Itu semua masuk dalam komponen pembentuk harga,” ujar Luther. Biaya instalasi sendiri bisa berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta lebih, tergantung tingkat kerumitan dan panjang kabel yang harus dipasang.
3. Total Estimasi Biaya
Secara keseluruhan, total biaya pemasangan wall charger di rumah dapat mencapai:· Skenario 7 kW (1 fase): Rp12 juta – Rp16 juta, mencakup penambahan daya PLN dan infrastruktur instalasi.
Skenario 11 kW (3 fase): Rp27 juta – Rp47 juta, dengan biaya upgrade daya dan infrastruktur yang lebih kompleks
Tips Hemat Pemasangan Wall Charger
1. Cek promo PLN
PLN menawarkan diskon 50% untuk pasang baru atau tambah daya melalui program Home Charging Services yang berlaku hingga Juni 2026.
2. Manfaatkan charger dari pabrikan
Beberapa merek memberikan perangkat wall charger gratis saat pembelian mobil, sehingga Anda hanya perlu membayar biaya instalasi.
3. Pilih kapasitas sesuai kebutuhan
Untuk penggunaan harian, charger 7 kW dinilai sebagai opsi paling rasional karena kompatibel dengan sistem kelistrikan satu fase yang umum di perumahan Indonesia.
4. Konsultasi dengan dealer resmi
Penggunaan charger resmi dari dealer menjamin kualitas perangkat dan garansi tetap berlaku.Pentingnya Instalasi yang AmanPemasangan wall charger sebaiknya menggunakan jalur khusus dari panel utama, bukan stop kontak biasa atau kabel ekstensi. Instalasi grounding juga sangat penting untuk keamanan listrik di rumah.
( berbagai sumber)
