Saha Soroti Man United yang Terlalu Bergantung pada Bruno Fernandes, Baleba Jadi Solusi

bruno-fernandes

Manchester United (MU) mendapat sorotan serius menjelang musim baru. Mantan striker MU, Louis Saha, menilai tim asuhan Michael Carrick masih terlalu bergantung pada Bruno Fernandes (tampak dalam gambar) untuk menciptakan peluang dan menghidupkan serangan. (Foto: Manchester United)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, MANCHESTER — Manchester United (MU) mendapat sorotan serius menjelang musim baru. Mantan striker MU, Louis Saha, menilai tim asuhan Michael Carrick masih terlalu bergantung pada Bruno Fernandes untuk menciptakan peluang dan menghidupkan serangan.

Saha menyampaikan pandangan tersebut ketika Manchester United kembali bergerak di bursa transfer. Klub berjuluk Iblis Merah itu dilaporkan telah mengajukan tawaran sekitar 65 juta poundsterling atau sekitar Rp1,46 triliun untuk gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba.

Manchester United sudah lama memantau Baleba. Gelandang asal Kamerun itu dinilai bisa mengisi ruang yang ditinggalkan Casemiro setelah sang pemain meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini karena kontraknya berakhir.

Baca juga: Manchester United Kejar Gelandang Kamerun Carlos Baleba, Brighton Banderol Rp1,4 Triliun

Upaya mendatangkan Baleba juga menunjukkan bahwa Carrick belum puas dengan komposisi lini tengahnya. Sebelumnya, Manchester United sudah merekrut Andrey Santos dari Chelsea dengan nilai sekitar 48 juta poundsterling atau Rp1,08 triliun.

Klub tersebut juga mendatangkan Youri Tielemans dari Aston Villa pada Juli dengan biaya sekitar 35 juta poundsterling atau Rp788 miliar.

Namun, menurut Saha, tambahan pemain di lini tengah tetap penting agar beban Bruno Fernandes tidak terlalu besar.

“Ini bukan hanya soal penyerang. Manchester United membutuhkan pemain yang bisa memberikan lebih banyak suplai. Mereka terlalu bergantung kepada Bruno Fernandes,” kata Saha kepada Mr Gamble.

Mantan pemain Manchester United itu menilai ketergantungan terhadap satu pemain bisa menjadi masalah ketika klub harus menjalani jadwal padat di berbagai kompetisi.

“Tekanan kepadanya terlalu besar, dan itu tidak sehat atau cukup baik bagi tim mana pun jika hanya bergantung kepada satu pemain,” ujarnya.

Saha juga menyoroti kontribusi Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Amad Diallo. Ketiganya dinilai harus meningkatkan produktivitas agar Manchester United memiliki lebih banyak sumber gol dan assist.

“Manchester United sekarang memiliki pemain bagus seperti Bryan Mbeumo, Matheus Cunha dan Amad Diallo. Namun, mereka perlu menunjukkan lebih banyak dan mencatat angka gol serta assist yang lebih baik musim ini,” jelas Saha.

Menurut Saha, peningkatan kontribusi para pemain tersebut akan membuat permainan Manchester United lebih seimbang. Tim juga akan memiliki lebih banyak pilihan ketika membangun serangan di sepertiga akhir lapangan.

Saha secara khusus memberikan pujian kepada Tielemans. Ia melihat gelandang asal Belgia tersebut sebagai rekrutan yang mampu membantu lini depan Manchester United.

“Saya pikir Youri Tielemans adalah rekrutan yang bagus untuk Manchester United karena dia merupakan gelandang tengah yang selalu melihat ke arah pemain depan,” kata Saha. “Ia bisa membantu mereka dengan menemukan pemain depan di ruang yang tepat untuk menciptakan situasi satu lawan satu.”

Sementara itu, Baleba semakin dekat dengan pintu keluar Brighton. Pemain tersebut mencatat 35 penampilan pada musim lalu dan secara keseluruhan telah tampil 92 kali di kompetisi kasta tertinggi Inggris bersama The Seagulls.

Jika transfer Baleba terealisasi, Manchester United berharap energi dan kemampuan gelandang berusia 22 tahun itu dapat memperkuat lini tengah sekaligus mengurangi beban yang selama ini dipikul Bruno Fernandes.

Bagi Carrick, kehadiran Baleba juga bisa menjadi bagian penting dari upaya membangun Manchester United yang tidak lagi bergantung pada satu sumber kreativitas di lapangan.

(Sumber: Tribal Football)