Toyota MR2 Generasi Baru Diprediksi Meluncur 2028, Bakal tanpa Logo Toyota?

TOYOTA-MR2-2.jpg

Mobil sport legendaris, Toyota MR2. (Foto: X/Toyota Motor Corp)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Toyota MR2 kembali menjadi sorotan. Mobil sport legendaris asal Jepang itu diperkirakan akan hadir dalam generasi terbaru pada 2028 dengan konsep yang jauh berbeda dari pendahulunya.

Proyek tersebut selama ini menjadi salah satu pengembangan yang cukup menarik perhatian. Toyota bahkan sempat menguji teknologi MR2 melalui mobil uji GR Yaris bermesin tengah sebelum akhirnya beralih menggunakan prototipe MR2 secara langsung.

Jika prediksi tersebut benar, generasi terbaru MR2 tidak hanya membawa mesin baru. Toyota juga disebut tengah mempertimbangkan identitas baru untuk mobil sport tersebut, termasuk kemungkinan tidak lagi menggunakan logo Toyota.

Mengutip laporan Carscoops, Senin (24/8/2026), MR2 generasi terbaru diperkirakan memakai mesin turbo empat silinder G20E berkapasitas 2,0 liter yang ditempatkan di tengah.

Konfigurasi tersebut menjadi salah satu ciri penting proyek MR2 terbaru. Toyota juga dikabarkan tengah mempertimbangkan sistem penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD).

Desainnya diperkirakan mengambil banyak inspirasi dari Toyota FT-Se, mobil konsep yang pertama kali diperkenalkan pada 2023.

Namun, versi produksi diprediksi tidak akan sama persis dengan mobil konsep tersebut. Dengan target peluncuran sekitar 2028, wujud final MR2 masih menjadi misteri karena prototipe yang diuji Toyota menggunakan kamuflase tebal.

MR2 bisa menjadi model GR tanpa logo Toyota

Hal lain yang membuat proyek ini menarik adalah identitas mereknya. MR2 generasi baru disebut berpotensi mengikuti arah yang ditempuh GR GT dengan membawa identitas Gazoo Racing (GR) yang semakin mandiri sebagai merek performa.

Artinya, ada kemungkinan mobil tersebut tidak menggunakan logo Toyota seperti model-model pada umumnya. Langkah itu dinilai sejalan dengan strategi Toyota yang mengembangkan GR sebagai divisi performa dengan karakter yang semakin kuat, sebagaimana Lexus berdiri sebagai merek mobil mewah di bawah Toyota.

Toyota sendiri belum mengonfirmasi secara resmi mengenai identitas tersebut.

Meski demikian, perusahaan telah mendaftarkan merek dagang GR MR2 dan GR MR-S. Pendaftaran itu semakin memperkuat dugaan bahwa nama legendaris MR2 masih memiliki tempat dalam rencana produk Toyota ke depan.

Tenaga minimal 400 hp

Di sektor performa, MR2 baru diperkirakan akan membawa mesin G20E 2,0 liter yang memiliki potensi tenaga besar.

Mesin tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 400 hingga 450 horsepower (hp), atau sekitar 406 sampai 456 PS, dalam spesifikasi mobil jalan raya.

Sementara untuk kebutuhan balap, mesin yang sama dapat menghasilkan tenaga lebih dari 600 hp atau sekitar 608 PS.

Perbedaan karakter tersebut membuka peluang bagi Toyota untuk menghadirkan varian MR2 yang lebih ekstrem di kemudian hari. Versi berperforma tinggi itu diperkirakan bisa menghasilkan setidaknya 500 hp atau sekitar 507 PS, tetapi tetap harus memenuhi regulasi emisi dan kebisingan untuk kendaraan jalan raya.

Mesin G20E juga berpotensi tidak berhenti di MR2. Toyota disebut dapat menggunakan mesin tersebut untuk menghidupkan kembali nama legendaris lainnya, yakni Celica.

AWD untuk menjinakkan karakter MR2

Penggunaan mesin tengah dan sistem AWD pada MR2 generasi baru bukan sekadar mengejar angka tenaga. Toyota juga ingin menciptakan karakter pengendalian yang lebih mudah dikendalikan.

Konfigurasi mesin tengah membantu distribusi bobot, sedangkan AWD dapat mengurangi beban pada ban depan. Kombinasi tersebut diharapkan mampu mengurangi kecenderungan understeer yang dapat muncul pada mobil bermesin depan dengan tenaga besar.

Bos Gazoo Racing Tomoya Takahashi juga menyinggung karakter MR2 generasi lama yang cukup menantang ketika dikendarai mendekati batas kemampuan.

“Apa yang membuat mobil tersebut dapat berbelok dengan sangat baik juga membuatnya mudah berputar di tikungan,” kata Takahashi.

Menurut dia, sistem penggerak empat roda bisa membantu mengendalikan karakter tersebut. Energi rotasi yang sebelumnya berpotensi membuat mobil kehilangan kendali justru dapat dimanfaatkan untuk membantu kendaraan melewati tikungan.

Toyota belum buka detail harga dan spesifikasi akhir

Meski sejumlah informasi mulai bermunculan, Toyota belum memberikan konfirmasi mengenai spesifikasi final, harga, maupun nama produksi MR2 generasi terbaru.

Jika benar meluncur pada 2028, mobil tersebut akan menjadi bagian dari kebangkitan kembali lini mobil sport bermesin tengah Toyota setelah generasi MR2 sebelumnya berhenti diproduksi.

Nama MR2 sendiri memiliki sejarah panjang. Di sejumlah pasar, model ini juga dikenal dengan nama MR-S. Karena itu, muncul harapan agar Toyota tetap menggunakan nama legendaris tersebut ketika mobil baru resmi dipasarkan.

Dengan pendaftaran merek GR MR2 dan GR MR-S, Toyota setidaknya telah memberikan sinyal bahwa nama tersebut masih memiliki nilai penting dalam strategi mobil performanya.

Kini, publik tinggal menunggu apakah Toyota benar-benar akan membawa MR2 kembali ke jalan raya dengan mesin tengah, tenaga lebih dari 400 hp, sistem AWD, serta identitas GR yang semakin kuat.

(Sumber: Carscoops)