Clearlake Capital Kuasai Penuh Chelsea, Todd Boehly Tinggalkan Kursi Chairman

chelsea pemain rayakan gol

Chelsea memasuki babak baru dalam struktur kepemilikan klub. Clearlake Capital resmi mengambil alih seluruh saham yang sebelumnya dimiliki Todd Boehly dan Mark Walter sehingga perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu kini memegang kendali penuh atas The Blues. (Foto ilustrasi: Chelseafc.com)

GEBRAK.ID — Chelsea memasuki babak baru dalam struktur kepemilikan klub. Clearlake Capital resmi mengambil alih seluruh saham yang sebelumnya dimiliki Todd Boehly dan Mark Walter sehingga perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu kini memegang kendali penuh atas The Blues.

Chelsea mengumumkan perubahan tersebut pada Rabu (16/9/2026) waktu setempat. Hansjorg Wyss, investor asal Swiss, tetap menjadi pemegang saham penting sekaligus mitra dalam kelompok kepemilikan klub.

Sebelum transaksi ini, Clearlake telah menguasai 61,5 persen saham Chelsea. Sementara Boehly, Walter, dan Wyss masing-masing memegang 12,8 persen. Dengan membeli kepemilikan Boehly dan Walter, Clearlake kini mengambil kendali penuh atas klub London tersebut.

Reuters melaporkan nilai transaksi pembelian saham tersebut sekitar 950 juta poundsterling. Jika menggunakan kurs sekitar Rp23.707 per pound pada 16 September 2026, nilainya setara dengan kurang lebih Rp22,5 triliun.

Perubahan tersebut sekaligus mengakhiri masa Todd Boehly sebagai chairman Chelsea. Pengusaha asal Amerika Serikat itu menduduki posisi tersebut sejak 2022 setelah konsorsium yang dipimpinnya bersama Clearlake membeli Chelsea dari Roman Abramovich.

Dalam pernyataan perpisahannya, Boehly menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam perjalanan Chelsea.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai chairman Chelsea,” ujar Boehly. “Saya berterima kasih pada banyak pihak yang telah membantu memastikan masa depan cerah bagi klub, termasuk Premier League, para pelatih dan pemain, jajaran pimpinan serta staf Chelsea, dan para penggemar setia.”

Boehly juga memberikan apresiasi kepada Clearlake dan kelompok pemilik lainnya atas kerja sama selama empat tahun terakhir.

“Saya menghargai kemitraan saya dengan Clearlake dan kelompok pemilik yang lebih luas, serta keputusan bersama dan investasi yang telah kami lakukan untuk mendukung kesuksesan klub dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.

Clearlake menegaskan transisi kepemilikan tersebut tidak akan mengubah aktivitas harian Chelsea. Klub menyatakan operasional, kepemimpinan, dan strategi yang berjalan saat ini tetap dipertahankan.

Selama periode kepemilikan bersama sejak 2022, Chelsea mengeluarkan investasi besar untuk pengembangan skuad putra dan putri, tim akademi, fasilitas latihan Cobham, layanan medis, serta struktur kepemimpinan olahraga dan bisnis klub.

Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano, dua pendiri Clearlake, menyebut Boehly sebagai mitra penting selama perjalanan kepemilikan Chelsea.

Dengan perubahan tersebut, Clearlake kini menjadi pengendali penuh Chelsea. Sementara itu, Boehly meninggalkan jabatan chairman setelah empat tahun menjadi salah satu wajah utama era baru klub pasca-Roman Abramovich.

(Damar Pratama/Berbagai Sumber)