Harga Avtur Pertamina Naik Mulai September 2026, Ini Daftar Terbarunya di Sejumlah Bandara
Kenaikan harga avtur berlaku untuk penerbangan domestik periode 1-30 September 2026. Soekarno-Hatta menjadi salah satu bandara dengan kenaikan harga yang cukup signifikan. (Foto: Pertamina)
GEBRAK.ID,JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar pesawat atau avtur untuk penerbangan domestik mulai 1 September 2026. Penyesuaian tersebut membuat harga avtur mengalami kenaikan di sejumlah bandar udara utama di Indonesia. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), misalnya, harga avtur naik dari Rp21.102 per liter pada Agustus menjadi Rp22.471 per liter pada September 2026.
Berdasarkan data harga avtur periode 1-30 September 2026, kenaikan juga terjadi di sejumlah bandara lain yang menjadi pusat aktivitas penerbangan nasional.
Daftar harga avtur September 2026
Berikut perbandingan harga avtur untuk penerbangan domestik di sejumlah bandara utama:BandaraAgustus 2026September 2026Soekarno-Hatta (CGK)Rp21.102/literRp22.471/literJuanda (SUB)Rp21.825/literRp23.239/literNgurah Rai (DPS)Rp21.926/literRp23.350/literSultan Hasanuddin (UPG)Rp21.948/literRp23.373/literKualanamu (KNO)Rp21.670/literRp23.083/literYogyakarta International (YIA)Rp21.914/literRp23.339/literHalim Perdanakusuma (HLP)Rp21.981/literRp23.406/literAhmad Yani (SRG)Rp21.903/literRp23.328/literSultan Mahmud Badaruddin II (PLM)Rp21.848/literRp23.272/liter
Data tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi di Jakarta. Sejumlah bandara besar di Jawa, Bali, Sumatra, dan Sulawesi juga mengalami penyesuaian pada September.
Mengapa harga avtur berubah setiap bulan?
Pertamina Patra Niaga sebelumnya menjelaskan bahwa harga avtur domestik dievaluasi secara berkala setiap bulan. Penetapannya mengikuti formula yang ditetapkan regulator dengan mempertimbangkan perkembangan harga energi global. Salah satu acuan yang digunakan dalam perhitungan adalah rata-rata harga publikasi internasional dengan referensi Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet.
Selain harga minyak dunia, penyesuaian juga mempertimbangkan aspek distribusi dan logistik di masing-masing wilayah. Karena itu, besaran harga avtur dapat berbeda antara satu bandara dengan bandara lainnya.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun sebelumnya menyatakan mekanisme tersebut dilakukan secara transparan dan mengikuti ketentuan regulator serta perkembangan pasar energi global.
Sempat turun tajam pada pertengahan 2026
Kenaikan pada September terjadi setelah harga avtur sempat mengalami penurunan dalam beberapa bulan sebelumnya.Pada Juni 2026, Pertamina Patra Niaga menurunkan harga avtur domestik hingga sekitar 10 persen secara rata-rata nasional. Di Soekarno-Hatta, misalnya, harga turun dari Rp24.580 menjadi Rp22.190 per liter.
Penurunan berlanjut pada Juli. ANTARA melaporkan harga avtur domestik di Soekarno-Hatta turun dari Rp22.190 menjadi Rp19.190 per liter mulai 1 Juli 2026. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa harga avtur Pertamina memang dapat berubah dari bulan ke bulan mengikuti formula dan kondisi pasar energi.
Apakah kenaikan avtur otomatis membuat tiket pesawat naik?Kenaikan harga avtur menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi biaya operasional maskapai. Namun, perubahan harga avtur tidak otomatis berarti harga tiket pesawat langsung naik dengan besaran yang sama.
Harga tiket juga dipengaruhi berbagai komponen lain, seperti biaya operasional pesawat, pemeliharaan, layanan bandara, nilai tukar, tingkat permintaan, serta kebijakan masing-masing maskapai. Dengan demikian, dampak kenaikan harga avtur terhadap harga tiket perlu dilihat secara keseluruhan dan tidak dapat disamakan secara langsung antara satu rute dengan rute lainnya.
Untuk September 2026, penyesuaian harga avtur Pertamina Patra Niaga berlaku untuk periode 1 hingga 30 September dan menjadi bagian dari mekanisme evaluasi harga energi yang dilakukan secara berkala.
(Dinar K/berbagai sumber)
