Justin Gaethje Ingin Bungkam Mulut Conor McGregor Sebelum Pensiun
Juara kelas ringan UFC, Justin Gaethje, mulai memikirkan masa depan kariernya yang kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Menjelang usia 38 tahun, Gaethje justru memiliki satu nama yang ingin ia hadapi sebelum gantung sarung tangan, yakni Conor McGregor. (Foto: UFC)
GEBRAK.ID — Juara kelas ringan UFC, Justin Gaethje, mulai memikirkan masa depan kariernya yang kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Menjelang usia 38 tahun, Gaethje justru memiliki satu nama yang ingin ia hadapi sebelum gantung sarung tangan, yakni Conor McGregor.
Gaethje saat ini menjadi salah satu petarung paling diburu di kelas ringan UFC. Sejumlah nama papan atas seperti Ilia Topuria, Arman Tsarukyan, Charles Oliveira, Max Holloway, dan Paddy Pimblett berpotensi menjadi lawannya untuk mempertahankan sabuk juara.
Namun, Gaethje mengaku tidak terlalu memikirkan siapa yang akan menjadi penantangnya. Menurut dia, status sebagai juara membuat dirinya kini berada dalam posisi berbeda karena para petarung terbaik dunia yang akan datang memburunya.
“Situasinya terasa sangat aneh. Selalu ada sosok juara, selalu ada seseorang yang harus saya kejar. Kini, sebagai juara, rasanya saya hanya perlu mempertahankan apa yang sudah saya miliki,” ujar Gaethje kepada CBS Sports, dikutip dari MMAmania, Kamis (3/9/2026).
Gaethje tidak memikirkan lawan spesifik. Ia sadar petarung-petarung terbaik dunia sedang mengincarnya. “Jadi, itulah intinya. Saya tahu lawan saya nanti pasti salah satu petarung terbaik di dunia,” sambungnya.
Gaethje juga belum menentukan kapan akan mengakhiri kariernya. Ia mengatakan keputusan tersebut akan melibatkan tim dan keluarganya.
“Saya sangat mengandalkan tim dan keluarga saya dalam mengambil keputusan-keputusan ini. Saya tidak tahu kapan saya akan pensiun. Sejak awal, saya selalu menjalaninya satu per satu, pertarungan demi pertarungan,” tegas Gaethje.
Petarung asal Amerika Serikat itu sebenarnya masih membuka kemungkinan menghadapi Oliveira atau Holloway untuk kedua kalinya. Namun, kedua nama tersebut telah dikalahkan Topuria sehingga Gaethje tidak lagi menjadikan revans sebagai prioritas.
Kondisi itu membuat perhatian Gaethje beralih kepada McGregor. Ia bahkan mengaku tertarik menghadapi mantan juara UFC tersebut dengan alasan yang cukup tajam.
“Saya sebenarnya ingin bertarung ulang melawan Oliveira atau Holloway, tetapi karena Topuria telah mengalahkan mereka, saya akan menganggapnya seolah-olah saya telah membalaskan kekalahan itu,” kata Gaethje. “Jadi, saya rasa McGregor, akan menyenangkan untuk membungkam mulutnya.”
Jika duel tersebut benar-benar terwujud, pertarungan Gaethje melawan McGregor tentu akan menjadi salah satu laga yang menarik perhatian besar. Namun, untuk saat ini, Gaethje masih harus menentukan langkah berikutnya sebelum benar-benar memutuskan kapan meninggalkan UFC.
(A. Rayyan K/Sumber: UFC)
