Leo/Daniel Tumbang, Indonesia dan Malaysia Sama Kuat 2-2 di Asian Games 2026
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID — Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia harus melewati drama hingga partai penentuan setelah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal menyumbangkan poin saat menghadapi Malaysia pada perempat final Asian Games 2026.
Leo/Daniel takluk dari Aaron Chia/Kai Wun Tee melalui pertarungan tiga gim dengan skor 22-20, 12-21, 17-21 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Selasa (22/9/2026).
Pertandingan tersebut menjadi partai keempat dalam duel Indonesia melawan Malaysia. Kekalahan Leo/Daniel membuat kedudukan kedua negara kembali imbang 2-2 sehingga penentuan tiket semifinal harus ditentukan melalui partai kelima.
Sejak gim pertama, Leo/Daniel dan Aaron/Kai terlibat kejar-mengejar angka. Kedua pasangan tampil agresif dan tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk membangun keunggulan terlalu jauh.
Leo/Daniel mampu bertahan dalam tekanan hingga akhirnya merebut gim pembuka dengan skor 22-20. Namun, situasi berubah pada gim kedua.
Aaron/Kai meningkatkan tekanan dan membuat Leo/Daniel kesulitan mengembangkan permainan. Pasangan Indonesia tersebut tertinggal sejak awal dan akhirnya harus menyerahkan gim kedua dengan skor 12-21.
Pertarungan semakin menegangkan pada gim penentuan. Leo/Daniel berusaha menjaga peluang Indonesia untuk menyelesaikan pertandingan melalui partai keempat. Namun, Aaron/Kai mampu mempertahankan momentum dan menutup gim ketiga 21-17.
Kemenangan tersebut membuat Malaysia menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sebelumnya, Indonesia sempat memimpin 2-1 setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan masing-masing menyumbangkan kemenangan.
PBSI sebelumnya memang sudah mengingatkan tim putra Indonesia agar tidak lengah menghadapi Malaysia. Pelatih ganda putra Fajar Alfian menyebut sektor ganda Malaysia dihuni pemain berpengalaman sehingga Indonesia harus menjaga fokus.
“Malaysia diisi pemain-pemain senior khususnya di ganda, mereka banyak pengalaman jadi kami tidak boleh lengah,” kata Fajar sebelum pertandingan.
Leo/Daniel kembali menjadi pasangan tetap setelah Daniel menjalani pemulihan cedera lutut kiri yang membuatnya absen cukup lama. Keduanya langsung menunjukkan hasil positif setelah kembali dipasangkan, termasuk meraih gelar Thailand Open 2026.
Kini seluruh perhatian tertuju pada partai kelima. Indonesia dan Malaysia sama-sama membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan tiket ke semifinal beregu putra Asian Games 2026.
Dengan kedudukan imbang 2-2, nasib tim beregu putra Indonesia harus ditentukan di partai kelima alias partai hidup mati. Beban berat sekaligus peluang besar kini berada di pundak tunggal putra ketiga, pemain besutan PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah, yang akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Eogene Ewe Eon.
Tekanan tentu semakin besar karena hasil partai terakhir akan menentukan perjalanan kedua tim dalam perebutan medali. Indonesia sebelumnya berstatus unggulan pertama dan mendapat bye pada babak 16 besar.
(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)
