Parma Pecat Mantan Asisten Mikel Arteta Usai Raih Kemenangan Perdana
Parma resmi memecat pelatih Carlos Cuesta pada Minggu (27/9/2026). (Foto: Parmacalcio1913.com)
GEBRAK.ID – Parma resmi memecat Carlos Cuesta dari posisi pelatih kepala setelah sekitar satu setengah tahun menangani klub asal Italia tersebut. Keputusan itu diumumkan pada Minggu (27/9/2026), hanya sepekan setelah Parma meraih kemenangan perdana di Serie A Liga Italia musim 2026/2027.
Manajemen Parma mengambil keputusan tersebut setelah menilai hubungan profesional dengan pelatih asal Spanyol itu tidak lagi dapat dilanjutkan. Perbedaan terkait pengembangan proyek olahraga klub menjadi salah satu alasan di balik perpisahan tersebut.
“Setelah berdiskusi antara klub dan pelatih, disepakati bahwa kondisi antara kedua pihak tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan hubungan profesional, terutama terkait pengembangan proyek olahraga,” demikian pernyataan resmi Parma yang dikutip dari laman klub, Minggu (27/9/2026).
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Parma baru saja memetik tiga poin pertamanya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia musim ini. Namun, kemenangan tersebut ternyata belum cukup untuk mempertahankan posisi Cuesta di kursi kepelatihan.
Pelatih berusia 31 tahun itu mulai menangani Parma pada 2025. Ia datang dengan pengalaman sebagai asisten Mikel Arteta di Arsenal dan memperoleh kesempatan pertamanya menjadi pelatih kepala di level senior.
Parma mengikat Cuesta dengan kontrak berdurasi dua tahun. Ia dipercaya meneruskan pekerjaan Cristian Chivu yang kemudian meninggalkan klub tersebut untuk menangani Inter Milan.
Selama masa kepemimpinannya, Cuesta berupaya membangun tim yang mampu bersaing di Serie A. Namun, perjalanan tersebut akhirnya berakhir lebih cepat dari masa kontrak yang telah disepakati.
Di tengah kabar pemecatan tersebut, Cuesta menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus menegaskan telah mengerahkan seluruh kemampuannya selama menjadi bagian dari Parma.
“Saya telah memberikan segalanya hingga hari terakhir untuk sebuah tim dan klub yang telah sangat saya cintai,” tulis Cuesta dalam unggahannya.
Sementara itu, Parma untuk sementara menyerahkan tanggung jawab latihan kepada staf kepelatihan klub pada Senin (28/9/2026). Manajemen masih menyiapkan sosok yang akan menggantikan Cuesta untuk melanjutkan kompetisi musim ini.
Kepergian Cuesta menandai berakhirnya perjalanan pelatih muda tersebut bersama Parma, meskipun tim baru saja meraih kemenangan yang diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan di Serie A.
Informasi mengenai pemecatan Cuesta juga dikonfirmasi melalui pengumuman resmi Parma Calcio 1913 serta laporan sejumlah media olahraga Italia, termasuk Sky Sport dan ANSA.
(Damar Pratama/Berbagai Sumber)
