Persija Ajukan Bandung Usai Didenda Rp180 Juta dan Terusir dari Jakarta Imbas Laga Vs Persib
Persija Jakarta harus membayar mahal kemenangan atas Persib Bandung. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi setelah berbagai pelanggaran terjadi dalam pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). (Foto: Tangkapan layar CNN)
GEBRAK.ID, JAKARTA — Persija Jakarta harus membayar mahal kemenangan atas Persib Bandung. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi setelah berbagai pelanggaran terjadi dalam pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Selain denda total Rp180 juta, Persija juga mendapat hukuman larangan menggelar dua pertandingan kandang di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Persija kemudian memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, sebagai venue untuk menjamu Java United pada pekan ketiga.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Albinus Laurent, menjelaskan rincian sanksi yang diterima klub. Menurut dia, denda tersebut berasal dari beberapa jenis pelanggaran yang tercatat dalam Surat Keputusan Komdis PSSI tertanggal Kamis (17/9/2026).
“Denda Rp30 juta karena ada pelemparan botol air minum ke arah tim Persib. Kemudian lanjut lagi, Rp60 juta itu untuk bakar flare,” kata Laurent dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (18/9/2026).
Persija juga harus membayar Rp50 juta akibat adanya orang yang tidak memiliki akreditasi atau ID card masuk ke lapangan setelah pertandingan berakhir. Jika dijumlahkan, tiga pelanggaran tersebut menghasilkan denda Rp140 juta.
“Rp50 juta itu karena ada orang-orang yang tidak terakreditasi dengan ID card masuk ke lapangan saat pertandingan berakhir. Itu ditotal saja sudah Rp140 juta,” ujar Laurent.
Komdis PSSI kemudian menjatuhkan denda tambahan Rp40 juta bersamaan dengan hukuman dua laga kandang di luar Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dengan demikian, total denda yang harus ditanggung Persija mencapai Rp180 juta.
Persija tidak menerima begitu saja hukuman tersebut. Laurent memastikan pihak klub menyiapkan langkah banding, terutama untuk menggugat sanksi pertandingan usiran serta denda tambahan Rp40 juta.
“Pihak kami memang akan mengajukan banding resmi untuk membatalkan sanksi pertandingan usiran dan denda tambahan tersebut,” tegas Laurent.
Manajemen Persija kini tengah mengumpulkan dokumen untuk menyusun memori banding. Mereka berharap keputusan banding bisa keluar sebelum Persija kembali menjalani laga kandang menghadapi Arema FC.
Sementara itu, pertandingan terdekat Persija tetap berlangsung di Bali. Berdasarkan jadwal resmi kompetisi, Persija menjamu Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Situasi tersebut membuat Persija untuk sementara harus meninggalkan Jakarta. Sebelumnya, Macan Kemayoran mengawali musim dengan dua kemenangan beruntun atas Borneo FC dan Persib Bandung.
(Damar Pratama/Sumber: Persija/CNN)
