Roberto Mancini Bela Keputusan Panggil Banyak Pemain Muda ke Timnas Italia

roberto-mancini-pelatih-italia-1

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. (Foto: FIGC)

GEBRAK.ID — Roberto Mancini langsung membawa warna berbeda dalam periode keduanya sebagai pelatih Timnas Italia. Ia memanggil banyak pemain muda untuk memperkuat Gli Azzurri sekaligus mulai membangun fondasi tim untuk beberapa tahun ke depan.

Keputusan tersebut muncul setelah Mancini mengumumkan 34 pemain untuk menghadapi rangkaian pertandingan UEFA Nations League. Dari daftar tersebut, sembilan pemain mendapatkan panggilan perdana ke tim senior Italia. Mereka adalah Massimo Pessina, Daniele Ghilardi, Michael Kayode, Eddy Kouadio, Issa Doumbia, Alessandro Romano, Sebastiano Esposito, Antonio Vergara, dan Mohamed Alì Zoma.

Mancini menyadari pemanggilan pemain muda selalu mengundang perdebatan. Namun, menurut dia, keputusan tersebut diperlukan agar tim pelatih dapat melihat langsung kemampuan para pemain sebelum menentukan komposisi skuad dalam jangka panjang.

“Jika saya memanggil pemain-pemain yang lebih tua, saya pasti akan dikritik,” kata Mancini seperti dikutip Tribuna, Selasa (22/9/2026).

Mancini menjelaskan alasan memilih banyak pemain muda dalam pemusatan latihan kali ini. Ia ingin mengenal mereka lebih dekat, terutama ketika mereka berlatih dan bermain bersama pemain senior.

“Saya memanggil pemain muda karena langkah yang tepat adalah mengenal mereka secara langsung agar di masa depan kami bisa memiliki tim yang kuat,” ujarnya.

Pelatih berusia 61 tahun itu juga menegaskan bahwa proses regenerasi tidak bisa ditunda. Italia membutuhkan gambaran yang lebih jelas mengenai pemain yang dapat menjadi bagian penting skuad dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami perlu segera memahami siapa saja yang bisa bersama kita selama empat tahun ke depan,” jelas Mancini.

FIGC mencatat Mancini sengaja memperluas jumlah pemain yang dipanggil karena ingin mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk menilai mereka secara langsung.

Mancini juga menekankan bahwa membangun tim bukan sekadar mengumpulkan pemain dengan kemampuan individu bagus.

“Saya memanggil lebih banyak pemain daripada biasanya karena saya ingin melihat mereka beraksi langsung di lapangan. Untuk meraih kemenangan, Anda harus menjadi tim yang bermain dengan baik dan menikmati permainan sepak bola. Itulah konsep kami,” katanya.

Mancini kembali menangani Italia setelah periode penuh gejolak yang berujung pada kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam periode keduanya, ia menghadapi tugas membangun kembali tim sekaligus memberikan ruang kepada generasi baru.

Reuters mencatat sembilan pemain tanpa caps masuk dalam pemanggilan pertamanya dan sejumlah pemain senior tidak masuk daftar.

Italia akan memulai rangkaian pertandingan Nations League dengan menghadapi Belgia pada 25 September 2026. Setelah itu, Gli Azzurri dijadwalkan melawan Turki pada 28 September, Prancis pada 2 Oktober, kemudian kembali menghadapi Turki pada 5 Oktober 2026.

(Damar Pratama/Sumber: FIGC)