Sprinter Thailand Puripol Boonson Raih Emas 100 Meter dengan Pecahkan Rekor Asian Games
Catatan luar biasa dibukukan oleh sprinter Thailand, Puripol Boonson. Ia meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan rekor pada Jumat (25/9/2026) malam waktu setempat. (Foto: Reuters)
GEBRAK.ID — Sprinter Thailand Puripol Boonson tampil luar biasa pada nomor lari 100 meter putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pelari berusia 20 tahun itu merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Games dengan catatan waktu 9,90 detik di Nagoya, Jepang, Jumat (25/9/2026).
Boonson melesat sejak start dan meninggalkan para pesaingnya hingga finis sebagai pelari tercepat. Ia unggul cukup jauh atas dua sprinter Oman, Ali Al Balushi dan Malham Al Balushi, yang masing-masing meraih medali perak dan perunggu.
Ali mencatat waktu 10,04 detik, sedangkan Malham finis dengan 10,11 detik. Hanya Boonson yang berhasil menembus batas 10 detik pada final tersebut.
Catatan 9,90 detik sekaligus mempertajam rekor Asian Games yang baru saja dibuat Boonson beberapa jam sebelumnya. Pada semifinal, ia membukukan 9,91 detik dan memecahkan rekor Asian Games yang sebelumnya tercatat 9,92 detik.
Dengan demikian, Boonson mencetak dua rekor Asian Games dalam satu hari. Bahkan jika dihitung sejak babak awal, ia tampil konsisten di bawah 10 detik dengan catatan 9,95 detik pada heat, 9,91 detik di semifinal, lalu 9,90 detik di final.
Performa tersebut juga membawa Boonson semakin dekat dengan rekor Asia milik Su Bingtian dari China. Catatan terbaik Su adalah 9,83 detik sehingga Boonson kini berada di urutan kedua dalam daftar waktu tercepat sprinter Asia setelah mencatat 9,90 detik.
Prestasi di Nagoya menjadi peningkatan besar bagi Boonson dibandingkan Asian Games sebelumnya. Pada Asian Games Hangzhou 2022, ketika masih berusia 16 tahun, ia meraih medali perak. Kini, empat tahun kemudian, Boonson kembali ke podium dengan medali emas.
World Athletics mencatat Boonson lahir pada 13 Januari 2006 dan baru berusia 20 tahun. Ia juga memiliki catatan pribadi 20,03 detik pada nomor 200 meter yang sekaligus menjadi rekor nasional Thailand.
Medali emas tersebut juga memiliki arti khusus bagi Thailand. Boonson menjadi atlet Thailand pertama yang memenangi nomor 100 meter putra Asian Games dalam 48 tahun, setelah Anat Ratanapol pada 1974 dan Suchart Jairsuraparp pada 1978.
Bagi Boonson, penampilan di Nagoya menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Dengan usia yang masih 20 tahun dan catatan 9,90 detik, persaingannya dengan rekor Asia Su Bingtian kini menjadi salah satu hal yang menarik untuk terus dipantau dalam perkembangan sprint Asia.
(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)
