Thomas Tuchel Heran Inggris Banyak Blunder, Spanyol Balikkan Keadaan di Wembley
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel. (Foto: AFP)
GEBRAK.ID — Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel mengaku heran melihat timnya terlalu sering melakukan kesalahan saat menghadapi Spanyol pada laga pembuka UEFA Nations League 2026/2027. Kesalahan tersebut akhirnya harus dibayar mahal karena Inggris kalah 2-3 di Wembley, London, Minggu (27/9/2026) dini hari WIB.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Spanyol langsung membuka keunggulan melalui Lamine Yamal ketika laga baru berjalan dua menit. Inggris kemudian merespons dengan cepat dan berbalik unggul sebelum turun minum lewat gol Anthony Gordon serta Harry Kane.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan Inggris. Dua kesalahan di lini belakang turut membuka jalan bagi Spanyol untuk bangkit. Marc Guéhi terlibat dalam proses terciptanya gol Yamal, sedangkan Nico O’Reilly melakukan kesalahan umpan yang berujung pada gol Álex Baena.
Tuchel mengaku tidak memahami mengapa pemainnya melakukan begitu banyak kesalahan dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, menghadapi Spanyol membuat setiap kesalahan kecil berpotensi langsung dihukum.
“Saya tidak yakin mengapa kami bisa melakukan sejumlah kesalahan. Tentu saja, kami sedang bermain lawan tim terbaik. Hal tersebut terlalu sering terjadi dan kami mendapatkan hukuman di level tertinggi. Eksekusi lawan kami di 20 meter terakhir benar-benar ada di level tertinggi,” kata Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu juga menilai Inggris sebenarnya memiliki peluang untuk memperlebar keunggulan. Salah satu kesempatan terbesar datang pada menit ke-65 ketika Harry Kane mendapat hadiah penalti.
Sayangnya, eksekusi kapten Inggris tersebut hanya membentur mistar gawang. Kegagalan itu menjadi salah satu momen penting karena setelahnya Spanyol mampu mengambil alih momentum pertandingan.
“Kami harus bisa memaksimalkan kesempatan yang ada. Kami juga butuh keberuntungan dan keberuntungan itu tidak ada di pihak kami hari ini. Hingga menit ke-65, kami punya kesempatan untuk unggul dua gol dengan penalti,” jelas Tuchel.
Baca juga: Spanyol Comeback Dramatis, Inggris Tumbang 2-3 dalam Drama Lima Gol di Wembley
Spanyol kemudian menunjukkan ketenangan sebagai juara dunia. Pemain pengganti Álex Baena mencetak gol penyama kedudukan sebelum memberikan kontribusi dalam gol penentu kemenangan yang dicetak Mikel Oyarzabal pada menit ke-74.
UEFA mencatat Oyarzabal kembali menjadi penentu kemenangan Spanyol atas Inggris, setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan pada final EURO 2024.
Hasil 3-2 membuat Spanyol mengawali perjalanan di UEFA Nations League 2026/2027 dengan tiga poin. Sementara itu, Inggris harus segera berbenah karena masih menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya di League A Grup A3, termasuk menghadapi Czechia dan Croatia.
Bagi Tuchel, kekalahan ini menjadi evaluasi penting. Inggris sebenarnya mampu mencetak dua gol dan sempat memegang kendali pertandingan, tetapi kesalahan individu serta kegagalan memanfaatkan peluang membuat kemenangan yang sudah berada dalam jangkauan akhirnya lepas.
(Damar Pratama/Sumber: UEFA)
