Beijing Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Sudirman 2027, Format Turnamen Berubah

trofi piala sudirman

Ibu kota China, Beijing, resmi menjadi tuan rumah Piala Sudirman 2027. Turnamen bulu tangkis beregu campuran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 2 Mei 2027, sekaligus menandai kembalinya ajang bergengsi itu ke Beijing setelah lebih dari dua dekade. (Foto: BWF)

GEBRAK.ID — Ibu kota China, Beijing, resmi menjadi tuan rumah Piala Sudirman 2027. Turnamen bulu tangkis beregu campuran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 2 Mei 2027, sekaligus menandai kembalinya ajang bergengsi itu ke Beijing setelah lebih dari dua dekade.

Penunjukan Beijing menjadi kali kedua kota tersebut menggelar Piala Sudirman. Sebelumnya, Beijing pernah menjadi tuan rumah pada 2005. Kembalinya turnamen ini ke China juga mempertegas peran negara tersebut dalam perkembangan bulu tangkis dunia.

Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Khunying Patama Leeswadtrakul, menyambut positif keputusan tersebut. Menurutnya, China memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan dan kesuksesan olahraga bulu tangkis di tingkat internasional.

“China telah lama memainkan peran penting dalam perkembangan dan kesuksesan bulu tangkis secara global. Kami sangat senang bisa membawa Piala Sudirman kembali ke Beijing pada 2027,” kata Khunying Patama dalam keterangan resmi BWF, Rabu (14/10/2026).

Selain penetapan tuan rumah, Piala Sudirman 2027 juga akan menghadirkan perubahan format kompetisi. Mulai edisi mendatang, turnamen ini berlangsung selama 12 hari dengan melibatkan 24 negara peserta.

Perubahan tersebut diharapkan memberikan ruang kompetisi yang lebih luas sekaligus meningkatkan pengalaman penonton. BWF ingin menghadirkan perpaduan olahraga dan hiburan atau sportainment agar Piala Sudirman semakin menarik bagi penggemar, khususnya pencinta bulu tangkis di berbagai negara.

Beijing sendiri memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan ajang internasional. Kota ini pernah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF pada 1987, Piala Sudirman pada 2005, serta Olimpiade Beijing 2008 yang turut menghadirkan pertandingan bulu tangkis kelas dunia.

Khunying Patama menilai rekam jejak tersebut membuat Beijing memiliki posisi penting dalam sejarah olahraga ini.

“Beijing memiliki tempat istimewa dalam sejarah bulu tangkis. Dari menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF pada tahun 1987 dan Piala Sudirman BWF pada tahun 2005 hingga menampilkan Olimpiade Beijing 2008, kota ini telah menjadi panggung bagi beberapa momen paling berkesan dalam bulu tangkis,” ujarnya.

Piala Sudirman merupakan kejuaraan beregu campuran yang mempertemukan negara-negara peserta dalam pertandingan lintas sektor, meliputi tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender bulu tangkis internasional.

Dengan durasi kompetisi yang lebih panjang dan jumlah peserta mencapai 24 negara, edisi 2027 di Beijing akan menjadi babak baru dalam penyelenggaraan Piala Sudirman.

(A. Rayyan K/Sumber: BWF)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID