Bhayangkara FC Waspadai Kebangkitan PSIM Yogyakarta, Oscar Bruzon Soroti Ancaman Lawan
Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak ingin lengah saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menegaskan timnya tetap mewaspadai potensi kebangkitan lawan ketika kedua kesebelasan bertemu di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam. (Foto: Antara/Dian Hadiyatna)
GEBRAK.ID — Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak ingin lengah saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menegaskan timnya tetap mewaspadai potensi kebangkitan lawan ketika kedua kesebelasan bertemu di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam.
PSIM datang dengan situasi yang kurang ideal setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan awal musim. Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin dari hasil sekali imbang dan empat kekalahan. Rentetan hasil tersebut membuat manajemen mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean-Paul van Gastel pada 17 Oktober 2026.
Kini, PSIM menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai pelatih sementara atau caretaker. Pergantian di kursi pelatih membuat Bhayangkara perlu mengantisipasi kemungkinan perubahan pendekatan permainan dari tim tamu.
Oscar Bruzon menilai kondisi sulit yang dialami lawan justru bisa membuat pertandingan semakin menantang. Menurut pelatih asal Spanyol itu, PSIM tentu berusaha memanfaatkan laga ini untuk mengakhiri tren negatif mereka.
“Mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk kembali lagi ke trek yang benar, kemudian juga akan berusaha memenangkan pertandingan. Dan itu bagi kami juga hal yang sulit juga,” kata Oscar, dikutip dari laman resmi I.League.
Baca Juga
Di sisi lain, Bhayangkara FC memiliki modal positif karena belum terkalahkan dalam lima pertandingan pertama. The Guardian mengumpulkan tujuh poin melalui satu kemenangan dan empat hasil imbang. Mereka menempati peringkat kedelapan klasemen sementara, unggul enam poin dari PSIM yang berada di posisi ke-16.
Meski demikian, Oscar harus menyiapkan komposisi tim tanpa Jefferson Brenes dan Matias Ocampo. Kedua pemain tersebut dipastikan absen dalam pertandingan ini.
Pelatih berusia 49 tahun itu tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi tersebut. Ia percaya kedalaman skuad Bhayangkara mampu menutup kehilangan dua pemain tersebut dan tetap menjaga kualitas permainan.
“Kami mencari solusi dengan ketidakhadiran dua pemain tersebut. Dan kami akan memainkan 11 pemain dengan kualitas yang sama,” ujar Oscar.
Pemain Bhayangkara, Wahyu Subo Seto, juga menegaskan timnya tidak akan memandang sebelah mata lawan. Ia mengingatkan bahwa PSIM tetap memiliki motivasi besar untuk bangkit.
“Jangan meremehkan lawan karena PSIM sekarang di masa sulit. PSIM akan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik. Tapi kami juga tidak mau kalah, tidak mau seri. Yang kami inginkan di kandang harus tiga poin,” kata Wahyu.
Bhayangkara kini membidik kemenangan kandang untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, mereka harus menjaga konsentrasi dan memaksimalkan peluang jika ingin memenuhi target tersebut.
(A. Rayyan K/Sumber: I.League)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID