Dua Legenda Sepak Bola Indonesia Sebut League Cup Jadi Kesempatan Pemain Lokal Unjuk Kemampuan

league cup indonesia

Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi (kedua kiri) bersama Eksekutif Komite PSSI Muhammad Sungkar (pertama kiri) menyerahkan bola kepada Direktur Utama I.Lague Ferry Paulus sebagai seremoni dalam acara pengundian League Cup 2026/2027di Jakarta, Rabu (7/10/2026). (Foto: Tangkapan layar Antara)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Kehadiran League Cup 2026/2027 dinilai bisa menjadi panggung baru bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju Timnas Indonesia.

Legenda Timnas Indonesia Firman Utina menyambut positif penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurut dia, pembatasan jumlah pemain asing membuat lebih banyak pemain lokal berpeluang mendapatkan menit bermain.

“Hal yang membuat saya kagum terhadap dibentuknya League Cup adalah ini menjadi kesempatan makin banyak pemain lokal yang tumbuh,” kata Firman Utina dalam acara pengundian League Cup 2026/2027 di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

League Cup 2026/2027 akan mulai bergulir pada 3 November 2026. Kompetisi ini mempertemukan 38 tim dari dua kasta kompetisi, yakni Super League dan Championship.

I.League selaku penyelenggara menetapkan setiap klub hanya boleh memainkan maksimal tiga pemain asing dalam turnamen tersebut. Aturan ini dinilai dapat memberikan ruang lebih besar bagi pemain lokal, khususnya mereka yang selama ini kesulitan memperoleh kesempatan di tim utama.

Firman menilai situasi tersebut dapat menjadi momentum bagi pemain muda untuk membuktikan kualitasnya di pertandingan kompetitif. “Pemain-pemain muda yang kita lihat tidak dapat jam bermain di senior, bisa mereka bermain di liga ini,” ujarnya.

Kesempatan tersebut bukan hanya penting bagi perkembangan pemain, tetapi juga dapat membuka peluang lebih besar untuk dipantau oleh tim nasional. Pemain yang tampil konsisten tentu memiliki kesempatan menunjukkan bahwa mereka layak bersaing di level yang lebih tinggi.

Baca juga: League Cup 2026/2027: Persija, Persib, dan Arema FC di Jalur Berbeda

Selain manfaat bagi pemain, Firman menilai League Cup dapat memberikan pengalaman menarik bagi pencinta sepak bola di berbagai daerah. Masyarakat berkesempatan menyaksikan langsung pertemuan klub dari kasta pertama dan kedua dalam satu kompetisi.

Pandangan serupa disampaikan legenda Timnas Indonesia lainnya, Ponaryo Astaman. Ia melihat turnamen tersebut sebagai ruang bagi pemain muda yang selama ini minim menit bermain.

“Persaingan di turnamen ini juga antar-kompetisi sehingga menjadi momen yang sangat tinggi,” kata Ponaryo.

Menurut Ponaryo, persaingan League Cup berpotensi berlangsung ketat. Klub Championship diyakini akan tampil dengan motivasi besar ketika menghadapi tim dari Super League.

“Tim-tim di liga kasta kedua akan menyiapkan kekuatan dan daya juang lebih untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa berhadapan dengan tim kasta tertinggi,” ujar Ponaryo menandaskan.

(Damar Pratama/Sumber: I.League)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID