Dua Pemuda Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Matraman, Pintu dan Pagar Terkunci
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah di Jalan Asem Gede Timur, RT 10/RW 05, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2026). (Foto: Antara/Siti N)
GEBRAK.ID, JAKARTA — Dua pemuda meninggal dunia setelah terjebak di lantai dua sebuah rumah yang terbakar di Jalan Asem Gede Timur, RT 10/RW 05, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2026) pagi.
Kedua korban diketahui bernama Muhammad Fadel (18 tahun) dan M. Alfarizi (20). Saat kebakaran terjadi, keduanya berada di kamar lantai dua dan tidak berhasil menyelamatkan diri.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Suhudi mengatakan kedua korban terjebak karena akses keluar rumah dalam kondisi terkunci.
“Dua korban laki-laki meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman,” kata Suhudi di Matraman, Jakarta Timur, Selasa.
Menurut Suhudi, petugas mendapati kedua korban berada di lantai dua rumah. Pintu dan pagar rumah saat itu dalam keadaan terkunci oleh pemilik.
“Kedua korban terjebak di lantai dua, di kamar, karena semua pagar dan pintu dikunci pemiliknya,” ujar Suhudi.
Laporan kebakaran diterima Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dari warga sekitar pada pukul 05.06 WIB. Petugas Kantor Sektor Matraman kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba dua menit kemudian.
Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan pada tahap awal, termasuk satu unit mobil medium. Petugas langsung melakukan penanganan setelah tiba di lokasi.
“Petugas tiba di lokasi pukul 05.08 WIB dan langsung melakukan penanganan. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 05.14 WIB,” jelas Suhudi.
Upaya pemadaman membuahkan hasil. Petugas berhasil melokalisasi kobaran api pada pukul 05.50 WIB. Setelah api terkendali, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 06.02 WIB.
“Untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” ucap Suhudi.
Dalam keseluruhan penanganan, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 50 personel.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal. Bangunan itu juga menjadi tempat usaha daring yang menjual alat kesehatan.
Setelah seluruh proses penanganan selesai, petugas menyatakan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB. “Status kebakaran dinyatakan selesai dan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB,” ungkap Suhudi.
Hingga kini, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Petugas juga masih menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.
(Saeful Imam/Sumber: Antara)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID