iPhone Lipat Pertama Apple Picu Antrean Panjang di Hong Kong
Antrean pembeli di jaringan ritel Apple Inc., di Canton Road, Hong Kong. (Foto: Bloomberg/Paul Yeung)
GEBRAK.ID, HONG KONG — Peluncuran iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple Inc., memicu antrean panjang pembeli di Canton Road, Hong Kong, pada Jumat (23/10/2026). Antusiasme tersebut menjadi sorotan karena antrean panjang untuk membeli produk baru Apple disebut telah menghilang dalam beberapa tahun terakhir.
iPhone Duo mulai dijual secara global pada Jumat (23/10/2026). Sementara itu, Apple Authorized Reseller di Indonesia baru membuka pemesanan awal (pre-order) pada hari yang sama.
Antrean panjang di Hong Kong mencerminkan tingginya rasa penasaran konsumen terhadap perangkat terbaru Apple. Sebelumnya, persediaan produk yang dinilai mencukupi untuk memenuhi pesanan membuat antrean pembeli tidak lagi menjadi pemandangan umum. Sambutan meriah serupa terakhir kali terlihat pada 2017, ketika Apple meluncurkan iPhone X.
Minat konsumen juga dipengaruhi kabar mengenai terbatasnya persediaan selama periode pemesanan awal. Kondisi tersebut mendorong calon pembeli untuk datang langsung ke toko, meskipun iPhone Duo termasuk salah satu ponsel pintar arus utama dengan harga tertinggi yang pernah dipasarkan.
Di sekitar Canton Road, sejumlah pemilik iPhone Duo bahkan terlihat menawarkan kembali perangkat yang baru dibeli dari toko Apple kepada pihak lain. Pemandangan tersebut dilaporkan Paul Yeung dari Bloomberg.
Baca Juga

Desain Lipat jadi Unggulan iPhone Duo
Dari sisi spesifikasi, iPhone Duo dibekali dua kamera dengan kemampuan fotografi yang sedikit di bawah iPhone 18 Pro terbaru. Keunggulan utamanya terletak pada desain lipat dan teknologi engsel berbahan titanium Grade 5 yang menghubungkan kedua bagian layar.
Apple dinilai berhasil menghadirkan perangkat lipat yang lebih kokoh dengan bekas lipatan layar yang nyaris tidak terlihat ketika perangkat dibuka, meskipun masih dapat terlihat dalam kondisi pencahayaan tertentu. Tekstur nano pada layar bagian dalam juga digunakan untuk menyamarkan garis lipatan tersebut.
Perangkat ini turut menghadirkan transisi visual buram ketika layar depan yang lebih kecil dibuka. Efek tersebut menciptakan ilusi seolah-olah pengguna sedang melihat melalui panel kaca menuju layar yang lebih besar.
Desain lipatan menyerupai paspor dinilai memberikan kenyamanan saat digenggam sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna ketika melihat foto dan menonton video. Meski demikian, Apple kembali menggunakan Touch ID atau pemindai sidik jari yang ditempatkan di sisi perangkat, alih-alih melanjutkan penggunaan Face ID.
Layar iPhone Duo memiliki bidang tampilan 50% lebih besar dibandingkan seri Pro terbaru. Dari sisi ketahanan, perangkat ini dilengkapi lapisan tahan gores, perlindungan Ceramic Shield, serta sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Kombinasi desain lipat, layar yang lebih luas, dan peningkatan konstruksi menjadi sejumlah daya tarik iPhone Duo di tengah persaingan pasar ponsel pintar premium. (*)
(Zaky Al Hamzah/Bloomberg)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID