Kebakaran 150 Rumah di Penjaringan Tewaskan Wanita dan Bocah 6 Tahun

penjaringan jakarta utara kebakaran

Petugas dan warga berupaya memadamkan kebakaran ratusan rumah di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026). (Foto: Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu)

GEBRAK.ID, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Kerta Jaya IV, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026) siang. Peristiwa tersebut menewaskan seorang wanita berinisial S (40 tahun) dan seorang bocah berinisial NB (6). Seorang petugas juga mengalami luka-luka saat penanganan kebakaran.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Dua orang meninggal dunia dan seorang petugas mengalami luka-luka dalam kebakaran tersebut,” kata Gatot di Jakarta, Selasa.

Menurut Gatot, api melalap sekitar 150 rumah yang berdiri di atas lahan seluas 6.400 meter persegi. Area terdampak berada di RT 17 dan RT 07 RW 014, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Petugas membawa kedua korban meninggal dunia ke Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara. Sementara itu, petugas melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala dan mencegah dampak kebakaran meluas.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Gatot menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, warga baru mengetahui kejadian tersebut ketika api sudah membesar dan mulai merambat ke bangunan di sekitarnya.

Kondisi itu membuat api cepat menjalar ke kawasan permukiman yang terdampak. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan dan melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

“Warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujar Gatot.

Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menerima laporan kebakaran pada pukul 13.55 WIB. Petugas segera bergerak menuju lokasi dan memulai operasi pemadaman sekitar pukul 14.00 WIB.

Untuk mengendalikan kobaran api, petugas mengerahkan 135 personel dengan dukungan 27 unit mobil pemadam kebakaran. Tim bekerja memadamkan api, melokalisasi area terdampak, kemudian melakukan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Setelah lebih dari dua jam penanganan, petugas berhasil memadamkan kebakaran pada pukul 16.20 WIB.

Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp8.998.400.000 atau sekitar Rp8,99 miliar. Nilai kerugian itu mencakup dampak kebakaran terhadap ratusan bangunan yang terdampak di kawasan tersebut.

Dugaan korsleting listrik masih menjadi penyebab sementara berdasarkan keterangan awal. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti.

(Saeful Imam/Sumber: Gulkarmat Jakarta)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID