Kebakaran NPCT1 Jakarta Utara, 51 Isotank dan 1 Kontainer Terbakar

terminal kontainer terbakar tanjung priok

Kebakaran di kawasan Terminal NPCT1, Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (21/9/2026). (Foto: Dok.Pribadi)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda New Priok Container Terminal One (NPCT1) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/9/2026) sore.

Kebakaran terjadi di Kade 820 Blok DG, kawasan Terminal NPCT1. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan api membakar puluhan isotank dan satu kontainer dangerous goods (DG).

“Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar,” kata Alrasyidin.

Berdasarkan keterangan saksi, api mulai terpantau sekitar pukul 15.20 WIB. Petugas kemudian bergerak melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.45 WIB.

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan insiden tersebut. Armada berasal dari Pelindo, NPCT1, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga telah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk membantu proses penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan sumber api karena pemeriksaan di lokasi belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan petugas sudah mendatangi lokasi. Namun, kondisi area yang masih panas membuat polisi belum bisa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Pandu.

Sementara itu, NPCT1 memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh mengatakan petugas langsung melanjutkan penanganan dengan tahap pendinginan setelah api berhasil dipadamkan.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Christine.

Menurut Christine, proses pendinginan dilakukan bersama pihak terkait dan membutuhkan waktu sekitar satu jam. NPCT1 juga mulai memulihkan aktivitas operasional terminal secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi area terdampak.

“Pemulihan dilakukan secara perlahan dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan, serta memastikan kondisi area operasional telah memenuhi persyaratan yang diperlukan,” ujar Christine.

Data Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat laporan kebakaran diterima pada pukul 15.44 WIB. Petugas Pos Kalibaru kemudian mengirim satu unit mobil pompa berkapasitas 4.000 liter sebagai pengerahan awal dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.53 WIB.

Dalam penanganan berikutnya, total 14 unit kendaraan pemadam dengan 70 personel dikerahkan. Sebelumnya informasi awal mengaitkan kebakaran dengan kondisi cuaca panas, tetapi penyebab tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Penentuan sumber api masih menunggu hasil penyelidikan polisi dan pemeriksaan forensik.

Polisi kini menunggu kondisi lokasi cukup aman dan dingin untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di salah satu terminal peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok itu.

(Saeful Imam/Sumber: Antara)